
newsnoid.com.Malang – Patut di apresiasiakan prestasi membanggakan yang diraih salah satu pelajar asal Kabupaten Malang, Qivellyn Zivanna Najwa Mahendra. Remaja putri tersebut dinobatkan sebagai Putri Kebudayaan Jawa Timur 2026 kategori Berbakat yang lalu, dari momentum di Hari Nasional Kartini ini.
Siswi SMPN 1 Ngantang ini,momen yang tepat untuk percontohan sekolah yang di Kabupaten Malang (20/4/2026).
Dari perolehan tersebut, Qivellyn dalam ajang kebudayaan Putra-Putri Kebudayaan Provinsi Jawa Timur 2026 yang digelar belum lama ini bisa patut di apresiasikan.
<span;>Dalam pencapaian tersebut, Qivellyn di daulat<span;> menjadi Brand Ambassador Institut Asia serta memperoleh beasiswa jenjang S1/S2 di Institut Asia.
Dari ucapan selamat dan apresiasi pun mengalir atas prestasi tersebut. Qivellyn diharapkan mampu terus berprestasi dan mengharumkan nama sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, serta Jawa Timur.
Di tempat terpisah melalui WhatsAapnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Bagus Sulistyawan turut menyampaikan apresiasi atas capaian siswi kelas IX SMPN 1 Ngantang tersebut.
“Selamat dan sukses untuk Adinda Qivellyn Zivanna Najwa Mahendra. Terus semangat dalam berkarya dan berprestasi. Semoga dapat meraih prestasi dan pencapain lebih tinggi juga terus mengharumkan nama sekolah, Kabupaten Malang dan Jawa Timur,” ujar Bagus.
Qivellyn mengaku sangat bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraihnya sebagai Putri Kebudayaan Jawa Timur 2026 Berbakat.
“Terima kasih banyak atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya sebagai pemenang Putra-Putri Kebudayaan Jawa Timur Berbakat 2026,” ungkapnya
Ia menyebut bawah amanah tersebut sebagai kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk membawa nama Jawa Timur di bidang kebudayaan.
“Dalam amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab, dan dedikasi,juga komitmen untuk terus melestarikan serta mempromosikan kebudayaan Jawa Timur,” imbuhnya
Harapan Qivellyn dapat memberikan kontribusi nyata, menginspirasi generasi muda, serta memperkenalkan kebudayaan Jawa Timur agar semakin dikenal dan dihargai, baik di tingkat nasional maupun go internasional,” tutupnya (*/Gih).
