
newsnoid.com, Batu – Menjelang peringatan Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026, Pemerintah Desa Tulungrejo bagikan 2.611 paket sembako kepada warga desa Tulungrejo.
Pembagian paket sembako tersebut di laksanakan di kantor Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji, Kota Batu pada Rabu, ( 11/3/2026 ) mulai pukul 09.00 WIB.
Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa untuk mengembalikan hasil pengelolaan PAD langsung kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa peningkatan pendapatan desa harus berdampak nyata pada peningkatan kualitas hidup warga.
“Dengan adanya peningkatan Pendapatan Asli Desa, hari ini kami memulai uji coba program dengan menyerahkan sebanyak 2.611 paket sembako kepada seluruh kepala keluarga di Desa Tulungrejo. Ini adalah langkah awal. Ke depannya, kami juga akan menyiapkan program bantuan BPJS bagi warga yang membutuhkan,” jelasnya.
Suliono menambhakan pembagian paket sembako ini merupakan program perdana yang digagas Pemdes Tulungrejo.
Kami ingin melihat sejauh mana program ini dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi warga. Jika berhasil, program serupa akan dilanjutkan dengan skala yang lebih besar, termasuk program BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan bagi warga.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah PAD yang dikelola benar-benar kembali ke masyarakat dalam bentuk yang paling dibutuhkan. Sembako adalah kebutuhan pokok, terutama menjelang Lebaran seperti ini. Nanti berikutnya, kami akan fokus pada bantuan BPJS bagi warga yang belum tercover jaminan sosial,” ungkap Suliono.
Selain sembako, Pemdes Tulungrejo juga tengah mematangkan rencana pemberian bantuan BPJS bagi warga.
Program ini akan menyasar warga yang belum memiliki jaminan kesehatan atau ketenagakerjaan, terutama mereka yang bekerja di sektor informal seperti buruh tani, tukang ojek, dan pemecah batu.
“Diharapakan pendapatan asli desa ke depan semakin meningkat sehingga, berbagai program sosial yang direncanakan dapat segera terealisasi. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas dan mendukung program-program pembangunan desa,” papar Suliono.
Semoga ke depan PAD kita semakin meningkat sehingga program-program seperti ini bisa terus berlanjut dan bermanfaat bagi seluruh warga Tulungrejo. Kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak semoga warga Desa Tulungrejo sejahtera.
Salah Satu warga Desa Tulungrejo bernama Slamet, yang juga ikut menerima bantuan sembako berharap program ini tidak hanya berhenti sebagai uji coba. Melainkan berharap kalau bisa rutin setiap tahun dilakukan oleh Pemdes Tulungrejo,” singkatnya. (wan)