
newsnoid.com, Malang– Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) terus mempercepat pembangunan infrastruktur di jalur Gondanglegi menuju Pantai Balekambang.
Proyek strategis ini tidak hanya fokus pada pelebaran dan peningkatan kualitas jalan, tetapi juga dilengkapi pemasangan 600 unit Penerangan Jalan Umum (PJU) berbasis tenaga surya.
Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma menegaskan hal tersebut.
” Pemasangan PJU sudah mulai berjalan. Tiang lampu dipasang dengan jarak antar titik sekitar 60 meter untuk memastikan pencahayaan optimal di sepanjang jalur wisata,” ungkapnya.
“PJU yang sudah dipasang dengan jarak masing-masing 60 meter. Total ada 600 unit yang akan terpasang di sepanjang jalur Gondanglegi dan Balekambang,” ujar Khairul kepada awak media melalui pesan singkat WhatsApp, (5/5/2026).
Gunakan Solar Cell Demi Efisiensi Energi,
Seluruh PJU yang dipasang menggunakan teknologi solar cell atau tenaga surya.
Langkah ini diambil Pemkab Malang sebagai bentuk komitmen mendukung efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan.
Dengan sistem tenaga surya, biaya operasional jangka panjang dapat ditekan dan ketergantungan pada jaringan listrik PLN berkurang, terutama di titik-titik yang jauh dari jaringan utama.
Proyek Dibagi Dua Lot, Anggaran Capai Rp343,7 Miliar, Khairul menjelaskan, peningkatan jalan menuju Pantai Balekambang dibagi menjadi dua lot pengerjaan.
“Lot 16A membentang dari Gondanglegi hingga Wonokerto sepanjang kurang lebih 16 kilometer, dengan usulan anggaran sekitar Rp175 miliar,” jelasnya.
Secara keseluruhan, panjang jalan yang ditingkatkan mencapai 30,48 kilometer dengan total kebutuhan anggaran sekitar Rp343,70 miliar.
Terkait pembiayaan, Khairul menyebut pihaknya masih memastikan apakah pengadaan 600 unit PJU tersebut sudah termasuk dalam total anggaran proyek atau dihitung terpisah.
Sedangkan Penghijauan Jalur, Hindari Pohon Perusak Konstruksi, Selain infrastruktur jalan dan PJU, pemerintah pusat juga berencana menambah elemen penghijauan di sepanjang jalur Gondanglegi–Balekambang.
Namun jenis tanaman masih dalam tahap pengajuan. DPUBM Kabupaten Malang mengusulkan jenis pohon yang tidak merusak konstruksi jalan.
“Kami juga mengusulkan ke Pemerintah jenis pohon yang tidak merusak konstruksi jalan. Sebelumnya sempat mengusulkan jenis tabebuya, tapi akan berisiko pada badan jalan karena akarnya,” jelas Khairul.
Target Selesai Awal 2027, Dorong Pariwisata Malang Selatan, Sebelumnya, proyek ini ditargetkan selesai pada Juni 2026. Namun dengan penambahan fasilitas PJU dan penghijauan, penyelesaian keseluruhan kini ditarget rampung pada awal 2027.
Jika selesai, ruas jalan Gondanglegi–Balekambang diyakini akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi, terutama di sektor pariwisata.
Akses yang lebih baik dan aman pada malam hari diharapkan meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempermudah mobilitas wisatawan menuju Pantai Balekambang, serta memicu tumbuhnya ekonomi masyarakat di Malang Selatan.
“Dengan jalan yang lebar, mulus, dan terang, wisatawan akan lebih nyaman. Dampaknya pasti ke ekonomi warga,” tambah Khairul.
Proyek ini menjadi salah satu prioritas Pemkab Malang untuk membuka isolasi wilayah selatan dan mengintegrasikan potensi wisata pantai dengan pusat ekonomi di Gondanglegi dan Kepanjen. (gih).
