
newsnoid.com, Malang– Turnamen sepak bola SIADI Cup III resmi dibuka di Lapangan Kalisurak, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Minggu (21/6/2026). Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Bupati Malang, Wakil Bupati Malang, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Siadi S.H., serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa kemajuan daerah hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh elemen, tanpa memandang latar belakang politik maupun wilayah.
“Kehadiran saya bersama Pak Bupati, Ibu Wakil Bupati, Ketua Fraksi Golkar, dan Ketua Fraksi Demokrat ingin menunjukkan bahwa pembangunan membutuhkan kolaborasi. Kita tidak memandang lagi warna ataupun wilayah, tetapi bagaimana bersama-sama memajukan Jawa Timur, khususnya Kecamatan Lawang,” ujar Emil.
Emil juga mengapresiasi keberadaan Lapangan Kalisurak yang dinilainya sebagai salah satu lapangan terbaik yang dimiliki sebuah kelurahan. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi modal penting dalam membina prestasi olahraga, khususnya sepak bola.
Ia berharap SIADI Cup yang telah memasuki tahun ketiga dapat terus berlanjut sebagai wadah pembinaan atlet muda sekaligus hiburan bagi masyarakat.
“Selamat atas penyelenggaraan SIADI Cup III. Semoga tahun depan bisa kembali digelar dan semakin sukses. Saat ini suasana Piala Dunia juga menjadi momentum untuk meningkatkan semangat masyarakat terhadap sepak bola,” katanya.
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Siadi S.H. menjelaskan bahwa turnamen tersebut merupakan bagian dari kegiatan rutin yang telah berjalan selama 17 tahun. Namun, dalam tiga tahun terakhir, kegiatan tersebut dikemas dengan nama SIADI Cup atas usulan para pecinta sepak bola di Lawang.
Menurut Siadi, tujuan utama turnamen adalah memberikan ruang pembinaan bagi para pemain muda setelah lulus dari Sekolah Sepak Bola (SSB).
“Hampir seluruh desa di Kecamatan Lawang memiliki SSB. Melalui SIADI Cup, anak-anak yang telah mendapat pembinaan memiliki wadah untuk mengembangkan kemampuan dan menunjukkan prestasinya,” jelasnya.
Ia berharap dari turnamen tersebut akan lahir pesepak bola berbakat yang mampu menembus kompetisi profesional mulai Liga 3, Liga 2 hingga Liga 1. Bahkan, menurutnya, sejumlah pemain asal Lawang telah berhasil berkarier di sepak bola nasional.
Selain sebagai ajang pembinaan, SIADI Cup juga menjadi hiburan masyarakat karena sepak bola merupakan olahraga yang paling diminati.
Siadi berharap pemerintah daerah maupun organisasi sepak bola seperti Askab PSSI dan Asprov PSSI Jawa Timur dapat menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda rutin pembinaan olahraga di Kabupaten Malang.
Turnamen SIADI Cup III diharapkan kembali melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial dari Kecamatan Lawang sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat melalui olahraga.(yun)
