• Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com
Newsnoid
No Result
View All Result
No Result
View All Result
newsnoid.com
No Result
View All Result
Home Jawa Timur

Tidak Sekedar Benteng Pantai, Sidoarjo Dorong Mangrove Jadi Sumber Ekonomi Masyarakat

11 Agustus 2026
in Jawa Timur, newsnoid.com, Terbaru
Bagikan

 

Tidak Sekedar Benteng Pantai, Sidoarjo Dorong Mangrove Jadi Sumber Ekonomi Masyarakat

.

RelatedPosts

Mukernas SAPUHI di Malang Soroti Regulasi Baru dan Maraknya Travel Haji-Umrah Ilegal

ROAD TO FESTIVAL MBOIS 11 “MALANG MENYALA” JADI PEMANAS MENUJU PUNCAK 21-23 AGUSTUS 2026

Satlantas Polresta Sidoarjo Raih Penilaian Terbaik Manajemen Lalin Kawasan Terminal di Operasi Ketupat Semeru

newnoid.com, Sidoarjo— Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperkuat komitmen pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengelolaan ekosistem mangrove yang berkelanjutan.

Langkah tersebut ditempuh bersama sejumlah pemerintah kabupaten/kota di kawasan pesisir pantai utara Jawa.

Komitmen itu dituangkan dalam deklarasi bersama yang dibacakan pada Simposium Mangrove untuk Pemberdayaan Masyarakat dan Peluncuran Program Nilai Ekonomi Karbon Mangrove di Balai Sidang Universitas Indonesia, Senin (10/8/2026).

Forum ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian mangrove sekaligus mengoptimalkan potensinya sebagai sumber penghidupan masyarakat pesisir.

Melalui kolaborasi tersebut para pemangku kepentingan mendorong lahirnya model pemberdayaan masyarakat pesisir yang tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi secara berkelanjutan.

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, mangrove memiliki posisi strategis karena berfungsi sebagai pelindung alami kawasan pesisir sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat.

“Melalui deklarasi ini kami berkomitmen menjadikan pengelolaan ekosistem mangrove sebagai fondasi pembangunan masyarakat pesisir yang inklusif, produktif, tangguh dan berkelanjutan,” kata Subandi.

Dalam deklarasi tersebut para kepala daerah menyepakati lima komitmen utama.

Pertama, memperkuat pemberdayaan masyarakat yang inklusif dan partisipatif melalui pendataan kelompok sasaran, pemetaan potensi, peningkatan kapasitas, pendampingan usaha serta penguatan posisi masyarakat sebagai pelaku utama dalam pengelolaan dan pelestarian mangrove.

Kedua, mendorong pengembangan ekonomi berkelanjutan berbasis mangrove dengan mengoptimalkan potensi silvofishery, perikanan berkelanjutan, produk olahan hasil laut dan mangrove, hasil hutan bukan kayu, ekowisata serta UMKM lokal yang memiliki nilai tambah dan daya saing.

Ketiga, memperkuat kelembagaan dan ekonomi lokal melalui pengembangan kelompok usaha, koperasi, BUM Desa dan BUMDesa Bersama agar mampu membangun kemitraan, mengakses pembiayaan serta mengelola usaha secara profesional.

Keempat, memperkuat sinergi multipihak melalui dukungan kebijakan, riset, inovasi, investasi, teknologi, akses pasar serta tanggung jawab sosial dan lingkungan untuk mempercepat terwujudnya masyarakat pesisir yang mandiri dan sejahtera.

Kelima, menyusun sekaligus memantau rencana aksi bersama dengan menetapkan prioritas wilayah, sasaran penerima manfaat, indikator keberhasilan serta mekanisme evaluasi berkala agar program memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.

Pemkab Sidoarjo menilai pengelolaan mangrove tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi dan pemangku kepentingan lainnya agar potensi ekologis dan ekonomi kawasan pesisir dapat dikembangkan secara seimbang.

Dengan kolaborasi, inovasi dan partisipasi masyarakat, mangrove diharapkan tidak sekadar menjadi benteng alami untuk melindungi wilayah pesisir.

Ekosistem tersebut juga dapat tumbuh menjadi sumber kesejahteraan, penguatan ketahanan ekonomi, sekaligus warisan lingkungan bagi generasi mendatang.
(Shadra)

ShareSend

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Tidak Sekedar Benteng Pantai, Sidoarjo Dorong Mangrove Jadi Sumber Ekonomi Masyarakat
  • Mukernas SAPUHI di Malang Soroti Regulasi Baru dan Maraknya Travel Haji-Umrah Ilegal
  • ROAD TO FESTIVAL MBOIS 11 “MALANG MENYALA” JADI PEMANAS MENUJU PUNCAK 21-23 AGUSTUS 2026
  • Satlantas Polresta Sidoarjo Raih Penilaian Terbaik Manajemen Lalin Kawasan Terminal di Operasi Ketupat Semeru
  • Kapolsek Jabon Silaturahmi dengan Tokoh Agama dan Masyarakat di Ruwat Desa Keboguyang

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025

Categories

  • Jawa Timur
  • Musik
  • newsnoid.com
  • Olahraga
  • Terbaru
  • Uncategorized
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.