
newsnoid.com, Malang– Lapangan mini soccer di Unggul Sport Center, Malang, Senin (31/8/2026), menjadi saksi dimulainya turnamen Bahlil Mini Soccer, Asyik Menuju Puncak.
Tidak sekadar membuka kompetisi, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhamad Sarmuji juga ikut turun bermain dalam pertandingan ekshibisi.
Pembukaan turnamen ditandai dengan pertandingan ekshibisi antara Tim Golkar melawan Tim Gerindra.
Sarmuji turut ambil bagian dalam laga tersebut dan merasakan langsung atmosfer kompetisi yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Partai Golkar.
Turnamen ini diinisiasi oleh DPD Partai Golkar Jawa Timur di bawah kepemimpinan Ketua DPD Golkar Jatim Ali Mufthi. Kompetisi digelar secara serentak di 11 zona di Jawa Timur.
Sarmuji mengatakan, khusus wilayah Malang Raya, turnamen diikuti sebanyak 16 tim. Sementara secara keseluruhan, Bahlil Mini Soccer melibatkan 176 tim dari berbagai wilayah di Jawa Timur.
“Ini digelar di 11 zona di Jawa Timur. Malang Raya ada 16 tim dan keseluruhannya ada 176 tim,” ujar Sarmuji.
Menurut Sarmuji, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan ruang kepada generasi muda agar dapat menyalurkan minat dan bakat melalui aktivitas yang positif.
Ia menilai, generasi muda berada pada fase penting dalam proses pencarian jati diri. Karena itu, diperlukan lingkungan dan kegiatan yang mampu mengarahkan energi mereka ke hal-hal yang produktif.
“Kalau tidak kita wadahi dengan kegiatan-kegiatan positif, kadang mereka bisa terseret dalam pergaulan yang kurang baik. Karena itu, kegiatan seperti ini perlu terus dikembangkan,” katanya.
Sarmuji mengatakan sepak bola dipilih karena olahraga tersebut memiliki basis penggemar yang besar dan sangat dekat dengan kehidupan anak muda.
Namun, menurutnya, ruang kreativitas dan pengembangan bakat generasi muda tidak harus terbatas pada sepak bola.
Berbagai kegiatan lain, dapat dikembangkan, mulai dari olahraga seperti pencak silat dan bola voli, hingga bidang musik, keterampilan, serta pelatihan yang berkaitan dengan dunia kerja.
“Anak-anak muda punya banyak minat. Tugas kita adalah memberikan ruang supaya bakat dan kemampuan mereka bisa berkembang,” ujarnya.
Selain mendorong aktivitas positif bagi generasi muda, Sarmuji juga mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Ia mengaku masih berusaha menyempatkan diri bermain mini soccer di tengah kesibukannya sebagai Sekjen DPP Partai Golkar.
“Kalau tidak terlalu padat jadwalnya, saya usahakan seminggu sekali bermain mini soccer,” katanya.
Menurutnya, menjaga kesehatan merupakan investasi penting yang perlu dilakukan sejak dini. Aktivitas olahraga, lanjut Sarmuji, dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
“Investasi yang paling berharga itu investasi kesehatan. Bisa dengan lari, jogging atau bermain olahraga, tentu sesuai kemampuan dan jangan terlalu memaksakan diri,” ujarnya.
Ditanya mengenai kemungkinan Bahlil Mini Soccer menjadi agenda rutin, Sarmuji mengatakan pihaknya masih akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan turnamen tahun ini.
“Yang penting sukses dulu. Kalau ini berjalan baik dan berhasil, nanti akan kita evaluasi dan rapatkan kembali,” katanya.
Ia berharap Bahlil Mini Soccer tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi pengurus Partai Golkar di daerah lain untuk membuat kegiatan yang mampu melibatkan sekaligus mewadahi generasi muda.
“Ini bisa menjadi percontohan bagi DPD-DPD Golkar di Indonesia untuk membuat kegiatan yang sama dalam mewadahi anak-anak muda,” pungkasnya.
Dengan dimulainya Bahlil Mini Soccer di Malang Raya, sebanyak 16 tim bersiap bersaing memperebutkan posisi terbaik.
Di balik persaingan di lapangan, turnamen tersebut juga membawa pesan tentang pentingnya menyediakan ruang yang sehat, positif dan produktif bagi generasi muda. (win)
