
NEWSNOID.COM, SIDOARJO – Persatuan Senam Seluruh Indonesia (PERSANI) Kabupaten Sidoarjo sementara mengoleksi sembilan medali dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PERSANI Jawa Timur 2026 di Kabupaten Kediri. Raihan tersebut terdiri atas dua medali emas, tiga perak, dan empat perunggu.
Sebanyak 20 pesenam Sidoarjo diterjunkan dalam kejuaraan yang berlangsung pada 15–20 September 2026 tersebut. Mereka bersaing dengan 279 atlet dari 24 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Ketua Umum KONI Sidoarjo Muchammad Rafi Wibisono turut menyaksikan langsung perjuangan atlet Sidoarjo di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Kamis (17/9/2026).
Menurut Rafi, Kejurprov bukan semata arena perebutan medali. Kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi KONI untuk melihat secara langsung peta kekuatan atlet Sidoarjo sekaligus mengukur kemampuan mereka ketika menghadapi persaingan tingkat provinsi.
“Di arena akan terlihat kekuatan teknik, kualitas fisik, serta kesiapan mental atlet. Dari situlah nanti dilakukan evaluasi untuk meningkatkan pembinaan atlet,” ujar Rafi.
Ia menegaskan, hasil Kejurprov akan menjadi salah satu bahan pemetaan KONI Sidoarjo dalam menyiapkan kekuatan olahraga daerah menghadapi Porprov Jawa Timur 2027.
“Kehadiran kami menjadi bagian dari langkah KONI Sidoarjo untuk memetakan potensi atlet menuju Porprov Jawa Timur 2027,” katanya.
Rafi mengatakan, pemetaan tidak hanya dilakukan berdasarkan hasil pertandingan. KONI juga akan melihat sejumlah aspek yang menentukan keberlanjutan prestasi sebuah cabang olahraga, mulai dari kualitas atlet, kapasitas pelatih, program latihan, sarana dan prasarana, hingga regenerasi.
“Setiap cabor harus kita petakan. Kita ingin tahu kekuatan dan kekurangannya. Dari situ baru kita tentukan langkah pembinaannya,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua PERSANI Sidoarjo Ida Budi Handayani menyebut 20 pesenam Sidoarjo turun di sejumlah nomor, meliputi senam artistik putra-putri kategori senior dan junior, senam ritmik senior dan junior, serta sport aerobik senior dan junior.
“Hasil awal kita mengoleksi sembilan medali dari nomor senam artistik putra dan putri serta nomor ritmik,” kata Ida, Jumat (18/9/2026).
Raihan tersebut, lanjut Ida, telah memenuhi target awal yang ditetapkan PERSANI Sidoarjo. Namun, peluang menambah medali masih terbuka karena pertandingan belum seluruhnya selesai.
Sejumlah nomor masih akan dipertandingkan hingga hari terakhir Kejurprov, termasuk senam ritmik dan sport aerobik.
PERSANI Sidoarjo pun masih berharap para atlet mampu menambah koleksi medali.
“Persaingannya sangat ketat. Mereka harus terus didampingi. Kedatangan Ketua Umum KONI Sidoarjo membawa support bagi kami dan atlet-atlet yang berlaga,” ujar Ida.
Bagi PERSANI Sidoarjo, kehadiran langsung jajaran KONI juga menjadi suntikan motivasi bagi atlet yang tengah bertanding.
Dukungan tersebut dinilai turut memberikan energi positif bagi pesenam untuk menjaga fokus di tengah ketatnya persaingan.
Di tengah perjuangan atletnya di Kejurprov, Ida juga baru menerima penghargaan dari PERSANI Jawa Timur atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya selama 25 tahun sebagai pembina gimnastik.
Capaian di Kediri sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan PERSANI Sidoarjo.
Hasil pertandingan, performa atlet, hingga evaluasi setiap nomor akan menjadi bahan untuk menentukan langkah pembinaan berikutnya menuju kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Porprov Jatim 2027.(Shadra)
