• Latest
Asep Kusdinar: Potensi Desa dan Ketahanan Pangan Jadi Kunci Akselerasi Pembangunan Jawa Timur

Asep Kusdinar: Potensi Desa dan Ketahanan Pangan Jadi Kunci Akselerasi Pembangunan Jawa Timur

10 Oktober 2026
Mabruro Resmikan Kantor Pusat di Sidoarjo, Mimik Idayana Dorong Penguatan Layanan Jamaah

Mabruro Resmikan Kantor Pusat di Sidoarjo, Mimik Idayana Dorong Penguatan Layanan Jamaah

10 Oktober 2026
Wabup Mimik: Industri Sidoarjo Butuh Armada Niaga Andal, Mitsubishi Didorong Perkuat Sinergi

Wabup Mimik: Industri Sidoarjo Butuh Armada Niaga Andal, Mitsubishi Didorong Perkuat Sinergi

10 Oktober 2026
Rayakan Perjalanan 5 Tahun, Grand Mercure Malang Mirama Konsisten Sajikan Pengalaman Menginap Terbaik di Jawa Timur

Rayakan Perjalanan 5 Tahun, Grand Mercure Malang Mirama Konsisten Sajikan Pengalaman Menginap Terbaik di Jawa Timur

10 Oktober 2026
Polsek Waru Bagikan 100 Paket Makanan, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat

Polsek Waru Bagikan 100 Paket Makanan, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat

10 Oktober 2026
Wabup Mimik Tanam Pohon Manggis, Bawaslu Sidoarjo Teguhkan Komitmen Integritas

Wabup Mimik Tanam Pohon Manggis, Bawaslu Sidoarjo Teguhkan Komitmen Integritas

10 Oktober 2026
Frontage Road Buduran Dikebut, Pemkab Sidoarjo Bidik Operasional Sebelum Tahun Baru 2027

Frontage Road Buduran Dikebut, Pemkab Sidoarjo Bidik Operasional Sebelum Tahun Baru 2027

10 Oktober 2026
Bidik Pasar Premium, Wisata Petik Melon Sidorejo Jadi Model Usaha Desa

Bidik Pasar Premium, Wisata Petik Melon Sidorejo Jadi Model Usaha Desa

10 Oktober 2026
Bantu Warga Berketerbatasan Fisik Bupati Subandi Siapkan Renovasi Rumah dan Kursi Roda

Bantu Warga Berketerbatasan Fisik Bupati Subandi Siapkan Renovasi Rumah dan Kursi Roda

9 Oktober 2026
Karir Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., CRA., CRP. Resmi Dimulai.

Karir Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., CRA., CRP. Resmi Dimulai.

9 Oktober 2026
AMPG Kota Malang Tebar Jumat Berkah di Empat Titik, Jalankan Amanah Djoko Prihatin

AMPG Kota Malang Tebar Jumat Berkah di Empat Titik, Jalankan Amanah Djoko Prihatin

9 Oktober 2026
Rusunawa Tambak Kemerakan Minim Penghuni, Mimik Soroti Aset yang Tak Optimal

Rusunawa Tambak Kemerakan Minim Penghuni, Mimik Soroti Aset yang Tak Optimal

9 Oktober 2026
JAGA SUMBER, RAWAT MASA DEPAN! TUGU TIRTA DAN DLH KOTA MALANG GERAK BERSAMA BERSIHKAN SUMBER MERJOSARI

JAGA SUMBER, RAWAT MASA DEPAN! TUGU TIRTA DAN DLH KOTA MALANG GERAK BERSAMA BERSIHKAN SUMBER MERJOSARI

9 Oktober 2026
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com
Newsnoid
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Newsnoid
No Result
View All Result

Asep Kusdinar: Potensi Desa dan Ketahanan Pangan Jadi Kunci Akselerasi Pembangunan Jawa Timur

10 Oktober 2026
in Jawa Timur, newsnoid.com, Terbaru
Bagikan

 

Asep Kusdinar: Potensi Desa dan Ketahanan Pangan Jadi Kunci Akselerasi Pembangunan Jawa Timur

NEWSNOID.COM | MALANG– Desa memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.

Potensi pertanian, sumber daya alam, serta kemampuan masyarakat mengelola sumber daya lokal perlu dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.

Pandangan tersebut disampaikan Kepala Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) III Malang, Asep Kusdinar, saat menutup kegiatan Workshop Pengembangan Kompetensi Sekretaris Desa se-Jawa Timur Angkatan IV Tahun 2026 di Tulungagung, Jum’at (9/10/2026).

Di hadapan para sekretaris desa, Asep memaparkan konsep Koridor Selatan Jawa Timur atau Akselerasi Selatan-Selatan Jawa Timur.

Gagasan tersebut menekankan pentingnya membangun keterhubungan antardaerah, mengoptimalkan potensi lokal, dan memperkuat sinergi pemerintahan untuk mendorong pemerataan pembangunan.

Dalam konteks itu, ketahanan pangan menjadi salah satu isu penting yang perlu mendapat perhatian serius.

Desa tidak hanya menjadi wilayah tempat produksi pangan berlangsung, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan potensi pertanian dan sumber daya alam secara optimal.

Asep menjelaskan pentingnya melihat potensi desa sebagai bagian dari kekuatan pembangunan daerah. Potensi yang tersedia perlu dipetakan dan dikelola secara tepat agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat, termasuk melalui pengembangan sektor pertanian dan pangan.

Isu ini semakin relevan di tengah perkembangan global. Dunia telah memasuki era “tanah kembali jadi pusat strategi”. Dimana para miliarder teknologi seperti Bill Gates, Jeff Benzos, Jack Ma, Elon Musk, Mark Zuckerberg, dan Warren Buffet yang dulu berfokus di metaverse dan AI, kini berbondong-bondong merambah sektor pertanian.

Perkembangan teknologi dan inovasi membuka peluang bagi sektor pertanian untuk terus bertransformasi. Pertanian tidak semestinya dipandang hanya sebagai aktivitas tradisional, tetapi juga sebagai sektor yang dapat dikembangkan melalui penerapan teknologi, peningkatan produktivitas, penguatan tata kelola, dan pengembangan nilai ekonomi komoditas.

Bagi Jawa Timur, pendekatan tersebut relevan untuk mendorong desa mengembangkan keunggulan lokalnya. Penguatan ketahanan pangan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perbaikan tata kelola, dan koordinasi program pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

Melalui konsep Akselerasi Selatan-Selatan Jawa Timur, potensi desa di kawasan selatan diharapkan dapat dikembangkan secara terintegrasi dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing wilayah.

Kolaborasi antardaerah menjadi penting agar pengembangan potensi pangan dan ekonomi lokal tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung dalam membangun pertumbuhan kawasan.

Untuk mewujudkan pembangunan desa yang produktif, Asep juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas aparatur pemerintahan desa, khususnya sekretaris desa.

Sekretaris desa memiliki posisi strategis dalam mendukung administrasi pemerintahan, mengoordinasikan perangkat desa, mengelola data, serta memastikan tata kelola keuangan dan pelayanan publik berjalan secara profesional dan akuntabel.

Kemampuan tersebut perlu dikembangkan agar aparatur desa tidak hanya menjalankan rutinitas administratif, tetapi juga mampu membaca potensi wilayah, memahami persoalan masyarakat, dan mendukung perencanaan pembangunan berbasis kebutuhan lokal.

Data desa, misalnya, dapat dimanfaatkan untuk mengenali potensi ekonomi, memetakan kebutuhan masyarakat, dan menentukan prioritas program secara lebih tepat.

Sementara itu, pemanfaatan teknologi digital dapat membantu meningkatkan efisiensi administrasi serta mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Pengembangan kompetensi juga perlu menjadi proses pembelajaran berkelanjutan. Pengetahuan yang diperoleh melalui workshop harus diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari dan ditularkan kepada perangkat desa lainnya sehingga mampu membangun budaya kerja yang lebih baik.

Dalam pembangunan kewilayahan, Bakorwil III Malang berperan mendorong koordinasi, sinkronisasi, fasilitasi, monitoring dan evaluasi, serta pembinaan dan pengawasan sesuai tugas dan fungsinya.

Peran tersebut penting untuk memperkuat keterhubungan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah desa.

Dengan koordinasi yang baik, potensi lokal dapat dikembangkan secara lebih terarah dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

Sebanyak 60 sekretaris desa dari Kabupaten Tulungagung, Kota Batu, Kabupaten Malang, Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Jombang mengikuti workshop yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur tersebut.

Selama kegiatan, para peserta belajar bersama, bertukar pengalaman, memperluas jejaring, dan memperkuat peran strategis sekretaris desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang semakin profesional, akuntabel, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Penguatan kapasitas aparatur desa diharapkan menjadi salah satu fondasi untuk mengoptimalkan potensi wilayah, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong percepatan pengentasan kemiskinan.

Pada akhirnya, akselerasi pembangunan Jawa Timur membutuhkan desa yang tidak hanya tertata secara administratif, tetapi juga mampu mengembangkan potensi ekonominya, memperkuat kemandirian pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (win)

ShareSend

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Recent Posts

  • Mabruro Resmikan Kantor Pusat di Sidoarjo, Mimik Idayana Dorong Penguatan Layanan Jamaah
  • Wabup Mimik: Industri Sidoarjo Butuh Armada Niaga Andal, Mitsubishi Didorong Perkuat Sinergi
  • Rayakan Perjalanan 5 Tahun, Grand Mercure Malang Mirama Konsisten Sajikan Pengalaman Menginap Terbaik di Jawa Timur
  • Asep Kusdinar: Potensi Desa dan Ketahanan Pangan Jadi Kunci Akselerasi Pembangunan Jawa Timur
  • Polsek Waru Bagikan 100 Paket Makanan, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat

Archives

  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025

Categories

  • Jawa Timur
  • Musik
  • newsnoid.com
  • Olahraga
  • Terbaru
  • Uncategorized
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.