
NEWSNOID.COM | Malang – SSB Miftahul Huda Soccer School (MHSS) Malang membuktikan konsistensinya dengan merebut gelar juara Malang Junior Liga (MJL) 2026 kelompok umur 10 tahun, kategori kelahiran 2016/2017.
Mengumpulkan 48 poin selama enam bulan kompetisi, MHSS sukses mengungguli sembilan tim lain dari Malang Raya.
Gelar juara tersebut diserahkan di Lapangan Yon Armed 1 Ajusta, Singosari, Minggu (11/10/2026). Capaian ini menjadi buah dari konsistensi MHSS dalam mengarungi kompetisi yang mengandalkan perolehan poin sebagai penentu klasemen akhir.
MHSS menempati posisi teratas, disusul SSB Satriya Muda di peringkat kedua dan SSB TFA di posisi ketiga. Persaingan yang melibatkan 10 sekolah sepak bola (SSB) itu berlangsung selama enam bulan, menuntut setiap tim menjaga performa di setiap pertandingan.
Keberhasilan MHSS mengumpulkan 48 poin sekaligus menegaskan pentingnya pembinaan dan disiplin dalam membangun tim yang kompetitif sejak usia dini.
Pelatih kelompok umur 10 MHSS, Coach Riandra, mengaku bangga atas pencapaian anak asuhnya. Namun, ia mengingatkan bahwa gelar juara bukan alasan untuk berhenti berkembang.
Menurutnya, para pemain harus menjadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk meningkatkan kemampuan, memperkuat mental bertanding, dan menjaga konsistensi latihan.
“Anak-anak harus tetap giat dan konsisten berlatih, meningkatkan kualitas permainan, serta menjaga disiplin. Jangan cepat berpuas diri dengan gelar juara ini. Terus berkembang agar ke depan bisa menjadi pemain berkualitas dan menembus level profesional,” pesannya.
Bagi MHSS, gelar juara MJL 2026 bukan sekadar pencapaian di papan klasemen. Prestasi ini menjadi modal untuk melanjutkan proses pembinaan dan mempersiapkan pemain muda menghadapi persaingan yang lebih tinggi.
Dengan bekal pengalaman kompetisi selama enam bulan, MHSS diharapkan mampu menjaga momentum sekaligus melahirkan talenta-talenta muda yang memiliki kemampuan teknik, mental, dan disiplin untuk berkembang di dunia sepak bola. (red)













