
NEWSNOID.COM | SIDOARJO – Bupati Sidoarjo H. Subandi mendorong perusahaan di Kabupaten Sidoarjo memperkuat kontribusi tanggung jawab sosial dan lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR), terutama untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu mengakses pendidikan hingga perguruan tinggi.
Subandi menilai, keterlibatan dunia usaha menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas jangkauan pembangunan daerah.
Pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan anggaran daerah untuk menjawab seluruh kebutuhan masyarakat, sehingga kolaborasi dengan sektor swasta perlu diperkuat dan diarahkan pada program yang memberikan manfaat nyata.
Pesan tersebut disampaikan Subandi saat mengukuhkan Forum Pelaksana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Kabupaten Sidoarjo periode 2026–2029 di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (29/10/2026).
Menurut Subandi, keberadaan Forum TJSLP harus menjadi penghubung antara kebutuhan pembangunan daerah dan kontribusi dunia usaha.
Program CSR tidak cukup hanya dilaksanakan sebagai kegiatan rutin perusahaan, tetapi perlu dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat dan memiliki dampak jangka panjang.
Salah satu bidang yang menjadi perhatian ialah pendidikan, khususnya bantuan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan anak yatim agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kalau perusahaan-perusahaan yang ada di Sidoarjo bisa berkolaborasi, misalnya membantu anak-anak yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi, tentu manfaatnya sangat besar,” ujar Subandi.
Ia berharap Forum TJSLP segera menyusun perencanaan program yang terarah dengan mempertimbangkan prioritas pembangunan dan kebutuhan masyarakat.
Dengan perencanaan yang baik, dukungan perusahaan diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling melengkapi dengan program pemerintah daerah.
Selain pendidikan, Subandi menyebut kontribusi CSR juga dapat diarahkan pada sektor kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pembangunan infrastruktur, dan pelestarian lingkungan.
Perkuat Koordinasi, Jaga Transparansi
Subandi menegaskan, optimalisasi CSR membutuhkan komunikasi terbuka antara pemerintah daerah, perusahaan, dan para pemangku kepentingan lainnya.
Forum TJSLP diharapkan menjadi ruang koordinasi untuk membahas kebutuhan pembangunan sekaligus menyerap berbagai persoalan yang dihadapi perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha.
Ia juga menekankan pentingnya tata kelola program CSR yang transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah daerah siap mendukung penguatan koordinasi, tanpa mengintervensi keputusan perusahaan dalam menentukan program tanggung jawab sosialnya.
Penguatan kolaborasi tersebut dinilai penting agar potensi kontribusi dunia usaha dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan Kabupaten Sidoarjo.
Pengukuhan Forum TJSLP periode 2026–2029 itu dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), perusahaan anggota forum, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Ketua Forum TJSLP Kabupaten Sidoarjo periode 2026–2029, Herty Achmayant, mengatakan pengukuhan kepengurusan baru bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurut Herty, forum tersebut harus berfungsi sebagai wadah komunikasi, koordinasi, konsultasi, dan evaluasi agar program CSR perusahaan lebih terarah, memiliki manfaat terukur, serta selaras dengan prioritas pembangunan Kabupaten Sidoarjo.
Pihaknya akan mendorong penguatan komunikasi ant perusahaan, peningkatan kualitas perencanaan program, serta transparansi dalam pelaksanaan dan evaluasi kegiatan CSR.
Koordinasi dengan Bappeda dan perangkat daerah terkait juga akan diperkuat untuk memastikan program yang dijalankan menjawab kebutuhan masyarakat.
Herty berharap perusahaan dapat berpartisipasi sesuai karakteristik dan kemampuan masing-masing, dengan tetap mengedepankan semangat gotong royong serta tanggung jawab terhadap lingkungan.
Melalui penguatan Forum TJSLP, Pemkab Sidoarjo berharap kemitraan pemerintah, dunia usaha dan masyarakat tidak berhenti pada komitmen, tetapi menghasilkan program konkret yang mendukung peningkatan kesejahteraan, kualitas sumber daya manusia, dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Shadra)




















