
newsnoid.com, Malang – Peringati HUT Partai Gerindra Ke – 18 dengan tema “Kompak, Bergerak dan Berdampak”.
Terlebih Bulan Suci Ramadhan ini menjadi momentum PAC Gerindra Lowokwaru menggelar Syukuran dan santunan anak Yatim serta kerja bakti bersih-bersih di Taman Merjosari, Kota Malang, Sabtu (21/2/2026).
Ketua PAC Gerindra Lowokwaru sekaligus Anggota DPRD Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo menyampaikan bahwa Peringatan HUT Gerindra ke -18 kali ini khususnya PAC Gerindra Lowokwaru agar terus Kompak, Bergerak dan Berdampak terhadap masyarakat.
“Jadi Peringatan HUT Gerindra yang ke -18, Khususnya di PAC Lowokwaru saat ini dengan tema tersebut, kita ingin seluruh kader Gerindra Kompak, bersinergi semuanya satu komando satu barisan, baik dari PAC, DPC, DPD dan DPP dibawa Komandan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.
Menurutnya, sesuai arahan Ketua DPC Gerindra Kota Malang, Moreno Soeprapto bahwa bagaimana dalam HUT kali ini harus ada pergerakan untuk masyarakat, salah satunya adalah Korve kebersihan di lokasi tersebut.
“Korve ini adalah bagaimana kita melakukan kebersihan di lokasi ini yang bisa berdampak bisa menginspirasi seluruh lapiaan masyarakat untuk menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing,” ujar Anggota Komisi D DPRD Kota Malang.
Lebih lanjut, Ginanjar mengatakan bahwa HUT Gerindra yang bertepatan dengan momentum Bulan Suci Ramadhan juga ingin berbagi, baik dengan pelaku UMKM, santunan anak Yatim Piatu di masing-masing Ranting atau Kelurahan.
“Dengan acara ini dalam momentum Bulan Suci Ramadhan penuh dengan ampunan dan pahala, kita juga ingin berbagi dengan pelaku UMKM, santunan anak Yatim Piatu di masing masing ranting atau Kelurahan,”
Selain itu, pihaknya juga memberikan pesan khusus bagi kader ranting Lowokwaru agar selalu hadir ditengah-tengah kepentingan masyarakat.
“Kader Lowokwaru ini adalah tugas kita untuk harus hadir ditengah-tengah masyarakat, banyak hal yang harus menjadi tanggungjawab kita, baik dilevel Pemerintah Kota untuk mewujudkan visi misi menjadi Malang Mbois Berkelas,” tuturnya.
“Jadi kader yang sekarang ini masuk di lingkungan RT, RW maupun LPMK atau lainnya ayo kita mengoptimalkan potensi “Malang Mbois Berkelas”. Termasuk para kader yang tergabung di tingkat nasional dapat menjaga dan mensupport program nasional, pemerintah juga harus hadir dikegiatan apapun baik gotong royong, kegiatan sosial dan lainnya untuk masyarakat,” pungkasnya (*/win)
