• Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com
Newsnoid
No Result
View All Result
No Result
View All Result
newsnoid.com
No Result
View All Result
Home newsnoid.com

POSELIA: Jejak Inovasi UIMA yang Mengubah Cara Kerja Posyandu di Akar Rumput

23 November 2025
in newsnoid.com, Terbaru
Bagikan

 

POSELIA: Jejak Inovasi UIMA yang Mengubah Cara Kerja Posyandu di Akar Rumput

newsnoid.com, Jabodetabek- Di balai kampung yang sunyi pagi itu, terdengar derit kursi plastik saat para kader Posyandu duduk melingkar, ponsel di tangan mereka, bukan untuk bersosial media, tapi sebagai alat baru untuk mencatat data pertumbuhan anak, memantau status gizi, dan memberi edukasi kesehatan – semua secara digital. Inilah wajah baru Posyandu di akar rumput, berkat inovasi dari Universitas Indonesia Maju (UIMA).

RelatedPosts

Sidak Mendadak, Wabup Sidoarjo Temukan Jalan Desa Bohar Rusak Parah

Pemkot Malang Gelar Pemeriksaan Gratis Serentak di 16 Puskesmas, Deteksi Dini Kanker Serviks

36 ASN Kota Malang Berangkat Haji, Wali Kota Pesan Jaga Nama Baik Daerah.

Tim dosen dan mahasiswa UIMA datang membawa misi besar: menguatkan Posyandu Mandiri melalui pelatihan digital manajemen dan teknologi edukasi kesehatan. Program tersebut mengusung tema “Digitalisasi Manajemen dan Edukasi Kesehatan dalam Penguatan Posyandu Mandiri untuk Optimasi Layanan Ibu dan Anak.”

Selama ini, kader Posyandu andalkan buku catatan dan laporan manual. Metode itu rentan salah tulis, lamban dilaporkan, dan melelahkan. Namun perubahan mulai terasa ketika UIMA memperkenalkan aplikasi POSELIA (Posyandu Elektronik Layanan Ibu dan Anak).

“Digital bukan hanya soal aplikasi,” kata Malihah Ramadhani Rum, S.KM., M.Kes (MARS).

“Ini tentang bagaimana kader bisa mengambil keputusan berbasis data. Itu yang akan mengubah layanan Posyandu ke depan,” tambahnya

POSELIA dirancang agar sederhana dan mudah digunakan: mencatat berat badan, tinggi badan, status gizi, hingga perkembangan balita bisa langsung dimasukkan ke sistem. Data masuk secara real time, memungkinkan kader dan petugas kesehatan merespons lebih cepat.

Menurut Risky Kusuma Hartono, S.KM., M.KM., Ph.D. terkait pencatatan digital kader busa fokus.

“Dengan pencatatan digital, kader bisa fokus pada pelayanan, bukan hanya administrasi,” katanya Risky lagi.

Saat sesi simulasi pelatihan, suasananya cair: para kader saling bantu, tertawa saat mencoba fitur aplikasi, dan lega ketika melihat grafik pertumbuhan anak muncul di layar ponsel. Beberapa dari mereka bahkan berkomentar, “Ini ternyata gampang, ya!”

Tidak berhenti di pencatatan, program ini juga merombak cara kader menyampaikan materi kesehatan. Alih-alih ceramah panjang atau poster statis, edukasi kini datang dalam bentuk video singkat, slideshow animasi, dan modul interaktif.

Sementara itu Fenni Valianda Amelia Ramadhan, S.Tr.Keb., M.Tr.Keb, yang menangani bagian edukasi, menjelaskan terkait penyampaian edukasi.

“Kader yang paham teknologi bisa memberi edukasi yang lebih mengena. Ibu-ibu sekarang lebih responsif ketika materi disajikan secara visual,” ujar Fenni.

Dengan alat ini, kader bisa lebih percaya diri menyampaikan pesan penting tentang imunisasi, gizi, hingga perawatan bayi baru lahir.

Inovasi seperti POSELIA sangat relevan di kawasan Jabodetabek, di mana tantangan Posyandu cukup besar. Di Kota Depok, misalnya, laporan terbaru menyebut ada 1.063 Posyandu pada 2023, dengan 1.059 posyandu aktif.

Artinya hampir semua posyandu di Depok berjalan dengan rutinitas layanan ibu dan anak. Namun, rasio posyandu terhadap jumlah balita di Depok belum ideal—menandakan masih ada ruang untuk efisiensi dan peningkatan kualitas.

Sementara itu, di Kota Bekasi (bagian dari Jabodetabek), jumlah kader posyandu sangat besar: pada 2021 tercatat 32.510 kader Posyandu PKK yang tersebar di 1.614 Posyandu.

Angka ini menunjukkan bagaimana Posyandu di Jabodetabek punya potensi luar biasa dalam menjangkau ibu dan balita – butuh alat yang mampu menyederhanakan data dan memperkuat layanan. Inilah celah yang diisi UIMA lewat POSELIA.

Apa arti semua ini? Dengan digitalisasi, Posyandu bukan lagi tempat “timbang balita dan mencatat dengan bolpoin,” melainkan sistem kesehatan masyarakat yang modern. Posyandu Mandiri pun menjadi lebih adaptif, memungkinkan kader bekerja lebih cerdas dan berdampak lebih besar.

POSELIA memberi kader “mata digital”: mereka bisa melihat tren pertumbuhan anak, memantau risiko stunting, dan memberikan edukasi tepat sasaran.

Dengan data yang rapi dan real time, intervensi bisa dilakukan lebih cepat- sebelum masalah tumbuh menjadi krisis.

Dan, seperti yang disampaikan Malihah di akhir sesi: “Kalau kader punya data yang baik, maka masyarakat punya masa depan kesehatan yang lebih baik. Itu tujuan kita.”pungkasnya (wok).

ShareSend
Next Post
BRI Salurkan Bantuan Tanggap Darurat bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru Lumajang

BRI Salurkan Bantuan Tanggap Darurat bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru Lumajang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Sidak Mendadak, Wabup Sidoarjo Temukan Jalan Desa Bohar Rusak Parah
  • Pemkot Malang Gelar Pemeriksaan Gratis Serentak di 16 Puskesmas, Deteksi Dini Kanker Serviks
  • 36 ASN Kota Malang Berangkat Haji, Wali Kota Pesan Jaga Nama Baik Daerah.
  • Sidoarjo Borong Penghargaan Nasional, Jaga Desa Award 2026 Jadi Bukti Tata Klola Kian Transparan
  • Sidoarjo Jadi Tuan Rumah Rakernas Perbamida 2026, Dorong Peran BPR Perkuat Ekonomi UMKM

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025

Categories

  • Jawa Timur
  • Musik
  • newsnoid.com
  • Olahraga
  • Terbaru
  • Uncategorized
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.