
newsnoid.com, Sidoarjo – Masjid Agung Sidoarjo melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 9 ekor sapi dan 4 ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).
Daging kurban kemudian disalurkan kepada jamaah dan warga sekitar melalui sistem kupon dengan total sekitar 570 penerima manfaat.
Hajjah Mujiati Zahrah sebagai takmir kewanitaan yang mewakili Panitia kurban H. Mochamad Reza sekaligus owner Rumah Indah Bordir mengatakan, proses penyembelihan berjalan lancar dengan melibatkan panitia dan relawan masjid.
Hewan kurban berasal dari berbagai pihak, seperti Bupati Sidoarjo Subandi, DMI (Dewan Masjid Indonesia) Perumda Delta Tirta, Bank Delta Arta, Rumah Indah Bordir, jamaah dan masyarakat umum.
“Untuk hari ini kami akan salurkan hewan kurban kepada jamaah dan warga sekitar Masjid Agung Sidoarjo,” ujar Hj. Mujiati Zahrah atau yang akrab disapa Hj. Uci
Ia menjelaskan, pelaksanaan penyembelihan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena penyembelihan hewan kurban sepenuhnya dilakukan langsung di lingkungan Masjid Agung.
Karena dirasa hasilnya kurang maximal maka ketua panitia pelaksanaan kurban menyarankan agar tahun ini sebagian hewan kurban diserahkan ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) untuk memudahkan pemotongan dan pendistribusian kepada warga.
“Pelaksanaan pemotongan hewan kurban dari Pak Bupati Subandi juga instansi kami lakukan langsung di Masjid Agung dan sebagian hewan kurban dari jamaah kami serahkan ke RPH untuk memudahkan pemotongan dan pendistribusian agar lebih cepat dan efisien”, imbuhnya
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 4 ekor sapi jenis limousin dan 4 ekor kambing disembelih langsung oleh panitia di lingkungan masjid. Sementara 5 ekor sapi lainnya diserahkan ke RPH untuk didistribusikan kepada masyarakat umum pada Jumat (29/5/2026).
Panitia menerapkan sistem kupon guna memastikan penyaluran daging kurban berlangsung tertib, merata, dan tepat sasaran.
Pendataan penerima dilakukan sebelum distribusi agar warga yang berhak menerima dapat terlayani dengan baik.
“Kami usahakan warga di sekitar Masjid Agung bisa menerima hewan kurban dengan merata,” katanya.
Menurut Hj. Uci, kegiatan kurban tidak hanya menjadi bentuk ibadah tahunan, tetapi juga sarana memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan antarwarga di momentum Idul Adha.
“Penyaluran hewan kurban secara merata dan transparan karena ini merupakan amanah yang diberikan kepada kami. Alhamdulillah proses penyembelihan dan penyaluran hewan kurban berjalan lancar, kami harapkan setiap tahun menjadi lebih baik,” pungkasnya. (Liz)
