
newsnoid.com, Malang– Organisasi Masyarakat (Ormas) Madura Asli Sedarah (MADAS) kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang sosial kemanusiaan.
Layanan Ambulans Gratis MADAS SEDARAH Kota Malang secara resmi diluncurkan. Peresmian bersejarah ini dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) MADAS SEDARAH, Muhammad Taufik atau yang akrab disapa Bung Taufik.
Acara peluncuran berlangsung penuh keakraban di kediaman pribadi Ketua DPC MADAS SEDARAH Kota Malang, H. Abdus Saham, yang beralamat di Jalan Mergan Veteran Nomor 4, Kelurahan Tanjungrejo kecamatan Sukun Kota Malang. Jumat (3/7/2026) malam
Kehadiran Bung Taufik di tengah-tengah pengurus dan anggota DPC Kota Malang menjadi momen spesial sekaligus penegasan bahwa program kemanusiaan ini mendapat dukungan penuh dari pusat.
Dalam sambutannya, Bung Taufik menekankan bahwa keberadaan ambulans gratis ini bukan sekadar simbol, melainkan wujud nyata dari filosofi ” Madas Sedarah” atau Madura Asli. Ia berharap armada ini dapat menjadi penyelamat bagi warga Malang Raya, khususnya kaum duafa atau mereka yang sedang menghadapi musibah namun terkendala biaya transportasi darurat.
“Kami ingin MADAS SEDARAH tidak hanya hadir sebagai ormas, tetapi juga sebagai solusi bagi masyarakat. Ambulans ini adalah titipan amanah untuk melayani sesama tanpa memandang latar belakang,” ujarnya
Sementara itu, tuan rumah sekaligus Ketua DPC MADAS SEDARAH Kota Malang, H. Abdus Saham, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan DPP yang telah menempatkan Kota Malang sebagai salah satu prioritas layanan sosial.
Ia berkomitmen akan mengelola operasional ambulans ini dengan transparan dan profesional agar manfaatnya benar-benar terasa hingga ke pelosok wilayah Malang.
“Malam ini kita buka lembaran baru pelayanan sosial di Malang. Rumah saya tonight menjadi saksi sejarah lahirnya harapan baru bagi warga yang membutuhkan pertolongan cepat,” ungkap H. Abdus Saham.
Peluncuran yang dilakukan pada malam hari ini memberikan kesan hangat dan familier, seolah menegaskan bahwa MADAS SEDARAH selalu siap siaga 24 jam, termasuk di waktu-waktu istirahat sekalipun. Dengan bertambahnya satu unit armada tanggap darurat ini, diharapkan jaring pengaman sosial di Kota Malang semakin kuat dan solid.(*).
