• Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com
Newsnoid
No Result
View All Result
No Result
View All Result
newsnoid.com
No Result
View All Result
Home Jawa Timur

Langkah Progresif Kembali Dukung Masa Depan Transportasi Malang Raya, Berikan Kebijakan Sistem Kenyamanan Rakyat

28 Juli 2026
in Jawa Timur, newsnoid.com, Terbaru
Bagikan

 

Langkah Progresif Kembali Dukung Masa Depan Transportasi Malang Raya, Berikan Kebijakan Sistem Kenyamanan Rakyat

newsnoid.com.Malang, – Bertempat di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), pada Selasa (29/7/2026), hasil survei dukungan masyarakat terhadap kehadiran Trans Jatim Koridor 2 rute Malang–Kepanjen resmi dipaparkan.

RelatedPosts

Gagal Curi Honda Vario, Pria Asal Pasuruan Diamankan Polsek Sukun Usai Dikejar Warga

DPRD Kota Malang Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Pemkot Pastikan Seluruh Masukan Ditindaklanjuti

The Binal’s Rilis Single “MOOOOONG!!” Lewat Konser Energi di Kayutangan Street Malang

Dalam pertemuan strategis ini tidak hanya menjadi panggung pemaparan data, melainkan juga ruang dialog hangat antara akademisi, pembuat kebijakan, dan perwakilan masyarakat.

Hadir sebagai salah satu narasumber, Kepala Program Studi S3 Pascasarjana UMM, Prof. Dr. Wahyudi, M.Si., menyampaikan pandangan yang mendalam mengenai proyeksi transportasi ini.

Prof. Wahyudi, meningkatkan sinergi antara Laboratorium Analisis Politik dan Otonomi Daerah (Lapolda) dengan Pascasarjana UMM ini merupakan wujud nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat.

Di balik angka-angka statistik survei, Prof. Wahyudi menyisipkan sebuah cerita humanis yang menyentuh esensi mendasar dari sebuah fasilitas publik : kegunaan nyata bagi warganya.

Prof Wahyudi menceritakan pengalaman pribadi sang istri, seorang pensiunan aparatur sipil yang kini berusia 60 tahun, yang telah merasakan langsung kenyamanan beraktivitas menggunakan layanan armada Trans Jatim.

“Istri saya adalah pengguna setia Trans Jatim. Beliau selalu merasa nyaman, senang, dan yang paling penting, ada kepastian waktu. Perjalanan dari area Alun-Alun Sari hingga ke Landungsari terasa begitu efisien,” ungkapnya Prof. Wahyudi.

Kesaksian sederhana dari seorang warga seperti istrinya adalah bukti autentik bahwa kehadiran transportasi publik yang tertata mampu mengubah kualitas hidup bertransportasi masyarakat urban menjadi lebih baik.

Prof. Wahyudi menegaskan bahwa perluasan koridor Trans Jatim ini memerlukan political will atau kemauan politik yang kuat dari pemerintah daerah.

Jika perluasan ini terealisasi dengan baik, ia optimis masyarakat Malang Raya akan menyambutnya dengan antusiasme tinggi.

Pembangunan transportasi yang modern, menurutnya, adalah sebuah keniscayaan untuk menciptakan keteraturan, efisiensi waktu, serta menekan angka kemacetan yang kerap mengintai kota-kota berkembang.

Di akhir narasinya, Prof. Wahyudi juga menegaskan kembali filosofi keterbukaan kampus UMM. Beliau berharap UMM dapat terus menjadi “rumah bersama” bagi seluruh elemen bangsa untuk melahirkan ide-ide inovatif demi kesejahteraan masyarakat luas.

Melalui pemaparan survei ini, Trans Jatim Koridor II bukan lagi sekadar wacana di atas kertas, melainkan secercah harapan baru menuju mobilitas Malang Raya yang lebih ramah, efisien, dan modern.

Sementara itu, Dewan Kampung Nusantara (DKN) Malang Raya menegaskan komitmennya untuk menjadi jembatan sosiologis antara kebijakan pemerintah dan aspirasi masyarakat arus bawah, khususnya dalam merespons dinamika transportasi publik.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua DKN Malang Raya, Achmad Harun Al Rasid, dalam agenda rilis pers bersama awak media.
Dalam sambutannya, Harun menekankan bahwa moda angkutan umum, termasuk kehadiran layanan Trans Jatim Koridor 2 bukan lagi sekadar isu teknis transportasi, melainkan kebutuhan mendasar bagi masyarakat luas.

“Berbicara mengenai angkutan umum, kita sedang berbicara tentang denyut nadi masyarakat kampung. Mereka adalah pengguna sesungguhnya, yang secara finansial berada di segmen menengah ke bawah. Dari sinilah orientasi pelayanan harus bertumpu,” ujar Harun dengan lugas.

Harun menjelaskan bahwa dinamika di tingkat tapak sangat kompleks karena masyarakat kampung memegang berbagai peran strategis; mulai dari pengguna jasa, pengemudi, hingga pelaku ekonomi penunjang seperti petugas parkir.

Spektrum penggunanya pun sangat luas, mencakup pelajar, mahasiswa, hingga pekerja instansi dan profesional.

Panggilan jiwa untuk mengawal kepentingan masyarakat inilah yang mendorong DKN Malang Raya bergerak cepat.

Sebagai langkah konkret, DKN Malang Raya menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, termasuk melibatkan institusi kepolisian melalui survei yang dipimpin oleh Dr. Josh, serta akademisi dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Prof. Wahyudi, guna membedah data secara ilmiah dan objektif.

Dukungan Mutlak untuk Trans Jatim
Sebagai bentuk transparansi kepada publik, Achmad Harun Al Rasid memberikan bocoran poin-poin utama dari hasil survei persepsi publik terkait operasionalisasi Trans Jatim Koridor 2 dan respons organisasi kemasyarakatan (ormas).

Masyarakat luas memberikan dukungan mutlak terhadap optimalisasi moda transportasi ini demi kemudahan mobilitas antardaerah.

Para pelaku angkutan kota (angkot) selaku *feeder* (penumpang pengumpan) memberikan respons positif penuh, menandakan kesiapan untuk berintegrasi.

Penyelarasan rute yang menghubungkan kawasan pemukiman padat dan zona sekolah dinilai sudah sangat tepat sasaran.

Para pelaku industri transportasi menyatakan kesediaan penuh untuk masuk ke dalam sistem solusi berbasis koperasi.

Menutup penjelasannya, Ketua DKN Malang Raya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menatap masa depan transportasi Malang Raya dengan semangat kolaborasi, tanpa ada pihak yang dikorbankan atau dipinggirkan.

Menurutnya, setiap sumbatan komunikasi atau persoalan lapangan yang belum tuntas harus diselesaikan di atas meja asbak yang sama melalui dialog yang setara.

“Ayo, hari ini kita bersama-sama mendukung kemajuan tanpa harus menyingkirkan pihak mana pun. Kita bergandengan tangan.

Jika ada komunikasi yang belum tuntas atau persoalan yang belum klir, mari kita duduk bersama mencari solusi. Bagaimanapun, kita semua adalah penduduk Malang Raya, bagian dari masyarakat Nusantara, satu rumpun Indonesia,” pungkas Harun secara elegan.

Langkah taktis ini yang diinisiasi oleh DKN Malang Raya ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem transportasi publik yang tidak hanya modern dan terintegrasi, tetapi juga tetap ramah dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. (Gih)

ShareSend

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Langkah Progresif Kembali Dukung Masa Depan Transportasi Malang Raya, Berikan Kebijakan Sistem Kenyamanan Rakyat
  • Gagal Curi Honda Vario, Pria Asal Pasuruan Diamankan Polsek Sukun Usai Dikejar Warga
  • DPRD Kota Malang Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Pemkot Pastikan Seluruh Masukan Ditindaklanjuti
  • The Binal’s Rilis Single “MOOOOONG!!” Lewat Konser Energi di Kayutangan Street Malang
  • Diduga Gunakan LPG 3 Kg Bersubsidi, Kafe di Lawang Jadi Sorotan; Legalitas Usaha dan Label Halal Ikut Dipertanyakan

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025

Categories

  • Jawa Timur
  • Musik
  • newsnoid.com
  • Olahraga
  • Terbaru
  • Uncategorized
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.