
newsnoid.com, SIDOARJO – Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menitipkan pesan khusus kepada para kiai dan jamaah agar senantiasa mendoakan para pemimpin di Kabupaten Sidoarjo tetap amanah dalam menjalankan tugas.
Pesan itu disampaikan Mimik saat menghadiri pengajian umum dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Harlah ke-27 Pondok Pesantren (Ponpes) Tanwirul Afkar, Kecamatan Krian, Sabtu (12/9/2026).
Di hadapan para kiai, pengasuh pesantren, wali santri, Forkopimka Krian, serta perangkat Desa Tempel, Mimik meminta agar doa untuk para pemimpin tidak hanya dipanjatkan dalam momentum tertentu, tetapi juga menjadi bagian dari doa sehari-hari.
“Saya titip doa. Kalau bisa setiap hari dan setiap selesai salat. Doakan semoga para pemimpin, terutama pemimpin Kabupaten Sidoarjo beserta para pejabatnya, selalu menjadi pemimpin yang amanah,” pinta Mimik.
Menurutnya, doa tersebut penting agar para pemimpin senantiasa diberi kekuatan untuk menjalankan amanah sekaligus menghadirkan kebijakan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Mimik juga mengajak jamaah mendoakan agar Kabupaten Sidoarjo terus berkembang dan masyarakatnya semakin sejahtera.
“Doakan juga agar masyarakat Sidoarjo semakin sejahtera dan Sidoarjo semakin baik serta semakin maju,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mimik menyampaikan apresiasi atas perjalanan 27 tahun Ponpes Tanwirul Afkar. Menurutnya, perjalanan tersebut menunjukkan adanya perjuangan panjang dalam menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan sekaligus membina generasi muda.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan selamat Harlah ke-27 untuk Pondok Pesantren Tanwirul Afkar. Usia 27 tahun tentu bukan waktu yang sebentar. Pasti sudah banyak perjuangan, suka duka, dan tantangan yang telah dilalui,” katanya.
Mimik menilai pesantren memiliki posisi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Pendidikan, kata dia, tidak cukup hanya membekali generasi muda dengan pengetahuan, tetapi juga harus membentuk karakter dan akhlak.
“Kita ingin Sidoarjo tidak hanya maju pembangunannya, tetapi juga masyarakatnya. Kuat imannya dan bagus akhlaknya. Ilmu itu penting, tetapi akhlak jauh lebih penting,” tegasnya.
Karena itu, Pemkab Sidoarjo, lanjut Mimik, akan terus memberikan dukungan terhadap pendidikan pesantren. Keberadaan pesantren dinilai menjadi bagian penting dalam membangun keseimbangan antara kemajuan daerah dan kualitas moral masyarakat.
Ia berharap Ponpes Tanwirul Afkar semakin solid dan berkembang serta terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Pesantren juga diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki bekal ilmu pengetahuan, keimanan, dan akhlak mulia.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Harlah ke-27 Ponpes Tanwirul Afkar pun menjadi momentum memperkuat silaturahmi antara pemerintah, ulama, pesantren, dan masyarakat.
Bagi Mimik, kemajuan Sidoarjo bukan semata diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas manusianya.
“Semoga Sidoarjo menjadi lebih baik dan lebih maju, serta masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkasnya.(Shadra)
