
NEWSNOID.COM | MALANG –* Partisipasi masyarakat menjadi salah satu daya tarik Kirab Budaya Pakisjajar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Sabtu (7/11/2026).
Sekitar 100 warga RT 05 RW 01 Krajan tampil bersama mengenakan beragam pakaian adat Nusantara.
Dipimpin Ketua RT 05, Suja’i, rombongan yang terdiri atas anak-anak hingga orang dewasa tersebut turut menyemarakkan kirab dengan menampilkan kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
Kehadiran mereka tidak hanya menambah semarak perayaan desa, tetapi juga menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keberagaman budaya.
Kirab Malam Sepanjang 3 Kilometer
Rombongan mengikuti kirab sesi malam yang dimulai pukul 19.00 WIB. Mereka menyusuri Jalan Raya Pakisjajar dengan jarak sekitar tiga kilometer.
Sepanjang rute, masyarakat tampak memadati sisi jalan untuk menyaksikan iring-iringan peserta.
Di balik penampilan tersebut, keterlibatan warga RT 05 juga memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong.
Seluruh kebutuhan kegiatan dibiayai secara swadaya melalui kas RT, iuran Karang Taruna, serta kontribusi warga.
Kekompakan Warga Jadi Kunci
Ketua RT 05 RW 01 Krajan, Suja’i, mengatakan keikutsertaan sekitar 100 warga merupakan wujud kekompakan sekaligus dukungan terhadap kegiatan kebudayaan yang diselenggarakan pemerintah desa.
Menurutnya, kirab budaya memiliki nilai sosial yang penting karena mempertemukan masyarakat dalam satu kegiatan bersama. Momentum tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan antarwarga lintas generasi.
“Alhamdulillah, kami bisa berpartisipasi dalam Kirab Budaya Pakisjajar dengan melibatkan sekitar 100 warga, mulai anak-anak hingga orang dewasa. Ini menunjukkan antusiasme dan kekompakan warga RT 05 dalam mendukung kegiatan desa,” kata Suja’i.
Ia menegaskan, kegiatan budaya tidak semestinya hanya menjadi agenda tahunan yang berorientasi pada kemeriahan. Lebih dari itu, tradisi semacam ini perlu dimanfaatkan untuk menanamkan nilai kebersamaan, gotong royong, serta kecintaan terhadap budaya bangsa.
“Kami berharap kegiatan ini semakin mempererat kerukunan warga, menjaga semangat gotong royong, dan mendorong generasi muda agar lebih mengenal serta mencintai budaya Nusantara,” ujarnya.
Suja’i juga mengapresiasi keterlibatan Karang Taruna dan seluruh warga yang telah memberikan dukungan, baik tenaga maupun materi, sehingga rombongan RT 05 dapat mengikuti kirab dengan baik.
Keterlibatan warga RT 05 RW 01 Krajan menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat tumbuh dari lingkungan paling dekat dengan masyarakat.
Tidak selalu membutuhkan kegiatan berskala besar, tetapi memerlukan partisipasi, kepedulian, dan komitmen bersama.
Melalui Kirab Budaya Pakisjajar, warga berharap tradisi tersebut terus dipertahankan sebagai ruang memperkuat persaudaraan sekaligus mewariskan kekayaan budaya Nusantara kepada generasi mendatang. (win)




















