• Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com
Newsnoid
No Result
View All Result
No Result
View All Result
newsnoid.com
No Result
View All Result
Home Jawa Timur

Arca Tatasawara, Kembangkan Nilai Kebangsaan Lewat Musikalitas dan Bangkitkan Jiwa Nasionalisme

3 Oktober 2025
in Jawa Timur, Musik, newsnoid.com, Terbaru
Bagikan

 

Foto: Penampilan Arca Tatasawara di depan Stasiun kereta api Kota Baru

newsnoid.com, Malang- Arca Tatasawara adalah sebuah kelompok musik beraliran world music terdiri dari 7 (Tujuh) orang.

RelatedPosts

Serius Berantas Narkoba, Polresta Malang Kota Amankan 1,3Kg Sabu dan 20 Tersangka

BRI Region 13 Malang Kembali Berbagi di Panti Asuhan, Griya Lansia dan Pesantren Tahfidz di Bulan Suci

Wabup Sidoarjo Percepat Perbaikan Jalan Rusak dan Jembatan Rampung Sebelum Lebaran

Tim yang beranggotakan 7 (Tujuh) pemusik ini dibentuk pada bulan Agustus tahun 2019 dan terbentuklah Nama Arca Tatasawara di tahun 2023 .

Agus Wayan memainkan alat musik Sapek dari Borneo dan Painting dari Bali. Fisal memainkan kendang, suling, terompet (percussion dan tiup).

Lead gitar dimainkan oleh Koko, sedangkan Mohammad memainkan bass. Iringan drum dibawakan oleh Adit dan biola oleh Toetut.

Sementara Nova yang menjadi vokalis, juga memainkan gitar dan kecapi. Nama Arca Tatasawara diambil dari sebuah pahatan batu di Candi Cago (Jagaghu), Desa Tumpang, Kabupaten Malang, yang menggambarkan para seniman dengan alat musik pada jaman kerajaan Singhasari pada abad ke-13. Nama Arca Tatasawara dimaknai sebagai keindahan bunyi yang kokoh tertata.

Nova sinden sebagai vocal, gitar, kecapi, alat tiup suara burung menjelaskan terkait Band Arca Tatasawara dan genre musiknya.

“Jadi grub kami berGenre: world musik dan Mengapa kami memakai nama itu: Arca Tatasawara ini di ambil dari pahatan candi Jago desa tumpang kabupaten malang, yang menggambarkan para seniman dengan alat musik pada jaman kerajaan Singhasari pada abad ke 13, nama Arca Tatasawara di maknai sebagai keindahan bunyi yang kokoh dan tertata,” ungkapnya (3/10/2025)

Ini terbukti pada tanggal 3 Oktober 2025, diacara hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung di depan stasiun kereta api Kota Baru, Jalan Trunojoyo, Kota Malang, yang berlangsung pada pukul 20:00 WIB, Arca Tatasawara berhasil memukau penonton yang hadir saat itu, mereka membawakan lagu-lagunya antara lain.

1. Jegeg Sajan; bernuansa bali, yang artinya wanita cantik

2. Garudeya; instrumen dengan tarian, terinspirasi pahatan di candi kidal yang mana sebagai simbol kekerabatab dan pengabdian serta inspirasi lambang negara.

3. Merantau; mengisahkan tentang perekonomian di peradaban sriwijaya yang saat itu menjadi penguasa urat nadi dunia.

4. Jagad nyar – lagu karya Soimah

5. Malang – tercipta karena kecintaan kami terhadap kota ini.

6. Dolanan – lagu dolanan ini kami medley dengan tujuan melestarikan dan mengenalkan terhadap generasi penerus.

7. Tanah Air – Ibu Sud

8. Nusantara – lagu ini bertujuan untuk membangkitkan jiwa dan rasa Nasionalisme

Selanjutnya Nova menambahkan bahwa Arca Tatasawara mempunyai misi dan visi.

“Mempererat persaudaraan lewat seni musik,
budaya, serta mengenalkan situs candi yang ada di Malang Raya,” ucapnya.

” Lirik lagu kami tentang alam, adat dan
budaya Nusantara juga terinsipirasi dari pahatan yang ada di situs yang didirikan sebagai penghormatan terhadap Wisnuwardhana tersebut Arca Tatasawara juga mengembangkan nilai-nilai kebangsaan lewat musikalitas untuk membangkitkan jiwa nasionalisme di semua kalangan,” ungkap Nova (2/10/2025). (win).

ShareSend
Next Post
Wali Kota Malang Kunjungi Santri Korban Musibah Ponpes Al Khoziny

Wali Kota Malang Kunjungi Santri Korban Musibah Ponpes Al Khoziny

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Serius Berantas Narkoba, Polresta Malang Kota Amankan 1,3Kg Sabu dan 20 Tersangka
  • BRI Region 13 Malang Kembali Berbagi di Panti Asuhan, Griya Lansia dan Pesantren Tahfidz di Bulan Suci
  • Wabup Sidoarjo Percepat Perbaikan Jalan Rusak dan Jembatan Rampung Sebelum Lebaran
  • Polsek Balongbendo dan Bhayangkari Bagikan 400 Paket Takjil ke Pengguna Jalan
  • Pengaruh Bahasa Hukum dan Pandangan Sosial Oleh : Dr Yoyok Ucuk Suyono SH.M.Hum Dosen Pasca Sarjana fakultas Hukum Universitas Dr Soetomo, Surabaya

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025

Categories

  • Jawa Timur
  • Musik
  • newsnoid.com
  • Olahraga
  • Terbaru
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.