
newsnoid.com, Malang – Sidang Pleno “Satu Suara” dalam rangkaian Temu Karya Karang Taruna Kota Malang secara resmi melantik Dani Agung Prasetiyo sebagai Ketua Karang Taruna Kota Malang periode baru.
Pengukuhan dilakukan di Mini Block Office, Sabtu 18 Juli 2026 siang. Temu karya kali ini mengusung tema “Satu Tekad, Satu Gerak, Bersinergi untuk Kota Malang”.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Wakil Ketua Umum Bidang OKK Karang Taruna Nasional Ahmad Bahtiar Sebayang, Wasekjen Fabian Andrianto Cornelius, Ketua Pengurus Provinsi Karang Taruna Jatim sekaligus Ketua Bidang Kaderisasi Agus Maimun, Ketua Bidang Organisasi Syarif Hasan, Kepala Dinsos Kota Malang Donny Sandito, serta jajaran pengurus Karang Taruna kecamatan dan kelurahan se-Kota Malang.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dalam sambutannya menekankan pentingnya Temu Karya sebagai ruang musyawarah mufakat untuk menghasilkan pemimpin terbaik dan gagasan terbaik bagi Kota Malang.
“Kami berharap Karang Taruna tidak hanya menjadi organisasi kemasyarakatan saja, tapi menjadi organisasi yang bisa berjalan seiring untuk bisa kita berkolaborasi bersama untuk menjadikan Kota Malang yang lebih baik lagi dan menjadikan Kota Malang yang mbois berkelas,” ujar Wahyu.
Ia secara khusus meminta Karang Taruna mengawal program “RT Berkelas”. Menurutnya, jaringan Karang Taruna yang sampai ke tingkat RT dan RW bisa menjadi mitra kelurahan dalam menyalurkan usulan-usulan yang bermanfaat di tingkat bawah.
“Jadi harapannya nanti bisa memberikan warna, agar nanti usulan-usulannya bisa sejalan dan searah dengan keinginan dari masyarakat di tingkat RT,” lanjutnya.
Wakil Ketua Umum Bidang OKK Ahmad Bahtiar Sebayang mengapresiasi Pemerintah Kota Malang yang telah memfasilitasi terselenggaranya Temu Karya. Ia menyebut proses di Kota Malang berjalan dengan cukup baik.
“Hal-hal yang paling penting adalah roda organisasi ini harus terus berjalan. Karang Taruna ini bisa konkret ke depan dalam agenda-agenda maupun program-programnya,” kata Bahtiar.
Ia juga menegaskan Karang Taruna ke depan harus bersama-sama membantu kerja-kerja pemerintah di Kota Malang, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar angka kemiskinan di Indonesia terus berkurang dari waktu ke waktu.
“Terkait dinamika, itu wajar. Kita negara demokrasi. Yang penting organisasi tetap jalan,” tambahnya.
Usai dilantik, Dani Agung Prasetiyo menyampaikan komitmennya untuk meratakan program ke 5 kecamatan di Kota Malang.
“Program-program ini akan saya meratakan di 5 kecamatan yang ada di Kota Malang,” ujar Dani.
Beberapa program prioritas yang akan digulirkan antara lain pelatihan dan pembinaan untuk muda-mudi. Dani menyebut akan ada pelatihan barista atau pembuatan kopi dan pelatihan public speaking. Program ini masuk dalam pokir yang dimilikinya.
Untuk penguatan ekonomi, Dani menargetkan setiap ketua Karang Taruna kecamatan memiliki satu unit usaha.
“Target pertama saya, ketua Karang Taruna kecamatan akan saya bukakan satu usaha di lima kecamatan. Turunannya ke bawah juga satu usaha. Entah itu warung warmindo, entah itu apa. Itu sebagai tanggung jawab dan komitmen saya,” tegasnya.
Dani juga berkomitmen menyediakan satu unit ambulans yang bisa diakses Karang Taruna jika dibutuhkan.
Terkait program prioritas nasional seperti ketahanan pangan, Dani mengaku masih akan melakukan konsultasi lebih lanjut agar tidak menimbulkan pengiringan opini mengingat dirinya juga aktif di partai politik.
“Kalau memang nanti saya diskusikan itu diperbolehkan, mungkin akan saya lakukan,” pungkasnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, Karang Taruna Kota Malang diharapkan mampu menjadi penggerak nyata pemberdayaan pemuda dan mitra kolaboratif pemerintah dalam membangun Kota Malang.(yun)
