
NEWSNOID.COM | MALANG – Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Djoko Prihatin, S.M., mengajak warga tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi maupun polemik yang berkembang di lingkungan elite politik.
Ajakan tersebut disampaikan Djoko Prihatin saat menggelar serap aspirasi bersama warga Kecamatan Lowokwaru di Cafe Bon Surya, Rabu (4/11/2026).
Di hadapan warga, ia menekankan bahwa dinamika politik di tingkat pusat tidak semestinya mengganggu kehidupan sosial maupun mengalihkan perhatian dari persoalan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang ini menyayangkan ketegangan yang terjadi di lingkungan elite pemerintahan dan politik nasional. Menurutnya, situasi semakin kompleks karena media sosial menjadi salah satu sumber utama informasi masyarakat.
Berbagai kabar mengenai perselisihan politik dengan cepat menyebar dan berpotensi memengaruhi cara pandang publik.
“Kita sangat menyesali apa yang terjadi di lingkungan elite politik di atas. Apalagi saat ini kehidupan masyarakat sepertinya sangat bergantung pada media sosial, dan di sana semua berita dihujani informasi seperti itu,” ungkap Djoko.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi yang beredar, terlebih sampai mengambil kesimpulan maupun tindakan secara terburu-buru.
Perbedaan dan pertikaian di kalangan elite politik, kata dia, jangan sampai merusak hubungan sosial yang selama ini terbangun di tengah masyarakat.
“Saya berbicara sebagai warga Malang. Tentunya saya ingin masyarakat Kota Malang tidak tergesa-gesa mengambil kesimpulan atau keputusan untuk melakukan tindakan apa pun,” tegasnya.
Jaga Kekompakan, Fokus pada Ekonomi dan Pelayanan
Bagi Djoko, menjaga kekompakan masyarakat menjadi hal penting di tengah situasi politik yang dinamis. Ia berharap warga tetap mengedepankan ketenangan, tidak terjebak dalam polarisasi, serta tidak menjadikan perbedaan pandangan politik sebagai alasan untuk merenggangkan persaudaraan.
Lebih jauh, Djoko menilai perhatian terhadap persoalan ekonomi dan pelayanan publik di Kota Malang harus tetap menjadi prioritas. Menurutnya, dinamika politik nasional tidak boleh menggeser fokus pemerintah daerah maupun DPRD dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan, komunikasi dan sinergi antara unsur politik, DPRD, serta Pemerintah Kota Malang perlu terus dijaga agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat bagi warga.
“Kami ingin bagaimana bisa mempermudah ekonomi di Kota Malang dan melayani masyarakat dengan baik. Itu saja, tidak terpengaruh dengan apa pun yang terjadi di atas,” ujarnya.
Golkar Fokus di Daerah, Tunggu Instruksi Pusat
Terkait sikap organisasi Partai Golkar dalam menyikapi perkembangan politik nasional, Djoko mengaku hingga kini belum menerima instruksi khusus dari pengurus pusat.
Untuk sementara, kader Golkar di daerah tetap menjalankan tugas organisasi dengan menitikberatkan pada konsolidasi internal, menjaga soliditas, serta berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kalau dari pusat belum ada informasi apa pun. Kami diminta menjalankan tugas-tugas dan fokus di daerah untuk menjaga kesolidan serta kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui forum serap aspirasi tersebut, Djoko juga menegaskan pentingnya menjaga komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat.
Baginya, di tengah berbagai dinamika politik, kebutuhan warga dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Malang harus tetap menjadi perhatian utama. (red)




















