• Latest
Dosen FKH Unair Gelar Pengmas, Pulihkan Reproduksi Sapi Perah di Desa Beringin Kabupaten Malang

Dosen FKH Unair Gelar Pengmas, Pulihkan Reproduksi Sapi Perah di Desa Beringin Kabupaten Malang

10 Agustus 2025
DPRD Sidoarjo Minta JMPI Lengkapi Data untuk Kajian Keringanan Retribusi PBG Rp2,67 Miliar

DPRD Sidoarjo Minta JMPI Lengkapi Data untuk Kajian Keringanan Retribusi PBG Rp2,67 Miliar

14 Oktober 2026
Kanopi Rp150 Juta di Balai Kota Malang Diduga Langgar Aturan Cagar Budaya

Kanopi Rp150 Juta di Balai Kota Malang Diduga Langgar Aturan Cagar Budaya

14 Oktober 2026
Selesai Damai, Polres Batu Selesaikan Konflik Pembakaran Sampah Viral Lewat Restorative Justice

Selesai Damai, Polres Batu Selesaikan Konflik Pembakaran Sampah Viral Lewat Restorative Justice

14 Oktober 2026
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi

Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi

13 Oktober 2026
Kejari Kota Malang Musnahkan 95 Ribu Pil Koplo

Kejari Kota Malang Musnahkan 95 Ribu Pil Koplo

13 Oktober 2026
Asep Kusdinar Paparkan Fondasi Malang Raya Megapolitan di Hadapan Mahasiswa Doktor UB

Asep Kusdinar Paparkan Fondasi Malang Raya Megapolitan di Hadapan Mahasiswa Doktor UB

13 Oktober 2026
Deviasi Betonisasi Gedangan–Betro Hampir 10 Persen, Subandi Desak Kontraktor Kejar Target

Deviasi Betonisasi Gedangan–Betro Hampir 10 Persen, Subandi Desak Kontraktor Kejar Target

13 Oktober 2026
Pemkab Malang Salurkan BLT DBH CHT 2026 kepada 42.300 Pekerja, Masing-Masing Terima Rp350 Ribu

Pemkab Malang Salurkan BLT DBH CHT 2026 kepada 42.300 Pekerja, Masing-Masing Terima Rp350 Ribu

12 Oktober 2026
OJK Malang Perluas Kolaborasi dengan HIPMI, Cetak Pengusaha Muda Tangguh Finansial

OJK Malang Perluas Kolaborasi dengan HIPMI, Cetak Pengusaha Muda Tangguh Finansial

12 Oktober 2026
Ola, Bek Cilik dari MHSS Malang yang Bermimpi Besar Lewat Sepak Bola

Ola, Bek Cilik dari MHSS Malang yang Bermimpi Besar Lewat Sepak Bola

12 Oktober 2026
Terinspirasi Lamine Yamal, Isyana Arsila Farzana Punya Mimpi Besar, Tembus Arema Women hingga Timnas Indonesia

Terinspirasi Lamine Yamal, Isyana Arsila Farzana Punya Mimpi Besar, Tembus Arema Women hingga Timnas Indonesia

12 Oktober 2026
HUT Kota Batu ke-25, Mikutopia Masuk Gratis Selama Tiga Hari, Catat Tanggalnya

HUT Kota Batu ke-25, Mikutopia Masuk Gratis Selama Tiga Hari, Catat Tanggalnya

12 Oktober 2026
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com
Newsnoid
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Newsnoid
No Result
View All Result

Dosen FKH Unair Gelar Pengmas, Pulihkan Reproduksi Sapi Perah di Desa Beringin Kabupaten Malang

10 Agustus 2025
in Jawa Timur, newsnoid.com, Terbaru
Bagikan

 

Foto: Dosen FKH Unair Gelar Pengmas, Pulihkan Reproduksi Sapi Perah di Desa Beringin Kabupaten Malang

newsnoid.com, Malang – Tiga profesor, dosen dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) menggelar program Pengabdian Masyarakat (Pengmas). Mereka menyasar desa Beringin, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang yang tahun lalu terkena wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Tujuan utama Pengmas ini yakni untuk mengembalikan tingkat kelahiran sapi perah yang sempat turun drastis. Juga dengan pemberian pakan yang bagus untuk mempercepat pemulihan gangguan reproduksi sapi perah pasca PMK.

Ketua Tim Pengmas, Prof Dr Suherni Susilowati MKes drh, menegaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kepedulian para Guru Besar FKH Unair terhadap kondisi sapi perah di wilayah tersebut. Ia melihat banyak sapi mengalami gangguan reproduksi, terutama pasca wabah PMK beberapa tahun terakhir.

“Produksi susu pun menurun seiring menurunnya nafsu makan dan kesehatan umum ternak,” ungkap Prof Suherni Sabtu (9//8/2025).

Langkah konkret yang diambil tim Pengmas adalah kombinasi terapi medis dan penyuluhan edukatif. Fokus utama adalah pemulihan gangguan reproduksi sapi perah serta pencegahan berulang melalui edukasi kepada peternak. Terutama mengenai manajemen ternak, pola pakan, serta praktik terkait kesehatan reproduksi.

Statistik di lapangan menunjukkan situasi yang cukup memprihatinkan dimana tingkat PMK di dusun Tamparsewu diperkirakan mencapai 50 persen dari populasi sapi. Kasus-kasus berat bahkan berujung pada kematian ternak, dengan beberapa diantaranya langsung dikubur atau dijual sebelum proses pemulihan selesai.

“Kondisi ini membuat para peternak kerap kehilangan pendapatan dan mengancam ketahanan pangan lokal,” ucap Suherni.

Tim Pengmas tidak hanya berhenti pada terapi dan penyuluhan. Mereka menyoroti perlunya vaksinasi dan upaya pencegahan jangka panjang sebagai langkah preventif terhadap PMK.

“Vaksinasi merupakan bagian penting agar wabah tidak terulang dan reproduksi sapi perah bisa pulih lebih cepat,” tukasnya.

Selain terapi dan penyuluhan, tim juga menekankan pentingnya manajemen kandang yang baik serta pemeriksaan rutin ke dokter hewan. Pendekatan holistik ini diharapkan mampu meningkatkan kesehatan reproduksi sapi perah sekaligus menjaga produksi susu tetap stabil.

Tim Pengmas ini terdiri dari tiga Guru Besar, yakni Prof Suherni sendiri, bersama Prof Dr Tri Wahyu Suprayogi MS drh, dan juga Prof Dr Widya Paramita Lokapirnasari drh MP. Mereka dibantu sejumlah mahasiswa S1 dan S2.

Tiga Guru Besar ini merencanakan program Pengmas berkelanjutan melalui monitoring perkembangan di lapangan. Hingga langkah-langkah perbaikan dapat disesuaikan dengan dinamika di Desa Beringin.

“Penyuluhan dari tim reproduksi FKH Unair diharapkan membawa dampak positif bagi masalah reproduksi sapi perah di Kecamatan Wajak. Kami ingin memastikan solusi yang diterapkan relevan dan berdampak nyata bagi kesejahteraan peternak,” tambah Suherni.

Pengabdian Masyarakat ini mendapat respons positif dari komunitas peternak setempat, yang berharap program ini tidak hanya menolong sapi-sapi mereka pulih. Namun juga membangkitkan kembali aktivitas ekonomi desa. Diharapkan, penggunaan terapi terintegrasi, vaksinasi, dan peningkatan manajemen kandang dapat mempercepat pemulihan produksi susu serta meningkatkan taraf hidup para peternak.

Penanggung jawab kegiatan menegaskan bahwa program ini akan terus dipantau dan diperbarui sesuai perkembangan di lapangan, demi menjaga kesinambungan manfaat bagi masyarakat Tamparsewu dan wilayah sekitarnya.(frd)

ShareSend

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Recent Posts

  • DPRD Sidoarjo Minta JMPI Lengkapi Data untuk Kajian Keringanan Retribusi PBG Rp2,67 Miliar
  • Kanopi Rp150 Juta di Balai Kota Malang Diduga Langgar Aturan Cagar Budaya
  • Selesai Damai, Polres Batu Selesaikan Konflik Pembakaran Sampah Viral Lewat Restorative Justice
  • Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
  • Kejari Kota Malang Musnahkan 95 Ribu Pil Koplo

Archives

  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025

Categories

  • Hukum dan kriminal
  • Jawa Timur
  • Musik
  • newsnoid.com
  • Olahraga
  • Terbaru
  • Uncategorized

Arsip

  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.