
newsnoid.com, Sidoarjo- dewan perwakilan rakyat (DPRD)kabupaten sidoarjo memberikan 29 rekomendasi strategis terhadap laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ )bupati sidoarjo tahun anggaran 2025).
Rekomendasi tersebut disampaikan dalam rapat paripurna yang digelar digedung utama DPRD sidoarjo,kamis (16/4/2026).
Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh ketua DPRD sidoarjo H.Abdilah Nasih yang juga didampingi tiga wakil ketua H.suyarno, H.kayan dan H.warih Andono serta dihadiri Bupati H.Subandi, dimulai pukul empat belas, berlangsung lancar. Hadir pejabat OPD jajaran pemkab Sidoarjo.
Melalui juru bicaranya HM.rojik menyampaikan rekomendasi yang ditujukan kepada eksekutif sebagai perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan kedepan.
Ketua DPRD sidoarjo dalam penyampaiannya menegaskan bahwa rekomendasi yang diberikan merupakan hasil pembahasan mendalam lintas komisi,yang bertujuan mendorong perbaikan kinerja eksekutif secara menyeluruh.
Rekomendasi DPRD ini bukan sekadar formalitas tetapi menjadi cacatan penting untuk di tindak lanjuti pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta efektivitas pembangunan, tegasnya.
Dari 29 rekomendasi tersebut, DPRD menyoroti sejumlah aspek krusial, diantaranya optimalisasi pendapatan asli daerah(PAD), peningkatan kualitas belanja daerah agar lebih tepat sasaran, serta percepatan penyelesaian progam prioritas yang dinilai belum maksimal.
Selain itu. DPRD juga menekankan pentingnya penguatan sektor pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur, yang menjadi perhatian masyarakat.
Evaluasi terhadap kinerja organisasi perangkat Daerah(OPD) turut menjadi sorotan, terutama dalam hal serapan anggaran dan capaian program.
Berdasarkan data LKPJ, realisasi anggaran pendapatan daerah tahun 2025 tercatat pencapaian lebih dari 90% dari target, sementara belanja daerah juga menunjukkan angka serapan tinggi. namun demikian, DPRD menilai masih terdapat sejumlah program yang belum memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.
Bupati sidoarjo dalam tanggapannya menyampaikan apresiasi atas rekomendasi yang diberikan DPRD, iya memastikan seluruh catatan tersebut akan menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah kedepan.
“Kami menerima seluruh rekomendasi DPRD sebagai bentuk sinergi antara legislatif dan eksekutif, ini akan menjadi dasar dalam perbaikan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan program pembangunan,” rapat paripurna LKPJ ini merupakan bagian dari mekanisme konstitusional dalam sistem pemerintahan daerah, sebagai bentuk akuntabilitas kepala daerah kepala DPRD atas pelaksanaan APBD selama satu tahun anggaran.
Dengan adanya 29 rekomendasi tersebut, DPRD berharap pemerintah kabupaten sidoarjo dapat meningkatkan kinerja secara lebih terukur, transparan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (sadhra)