
newsnoid.com, Malang– Suasana penuh nostalgia dan semangat kebersamaan mewarnai gelaran Rockin’ Friday Night, ajang reuni musisi-musisi Kota Malang yang digelar di Dekata Eatery and Barrel, Jalan Jenderal Basuki Rahmat No. 32-34, Malang, Jumat (17/4/2026) malam.
Acara yang difasilitasi Dekata Eatery and Barrel ini menghadirkan musisi legendaris Toto Tewel sebagai bintang tamu utama, serta penampilan Pipit Fitriansyah bersama sejumlah musisi lintas generasi asal Kota Malang.
Gelaran tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus pembuktian bahwa Malang masih menjadi gudangnya talenta musik yang terus hidup dan berkembang.
Manager Dekata, Ferry Bambang Cahyono ST, mengatakan sejak awal tempat usahanya memang disiapkan sebagai ruang kreativitas, khususnya bagi para pelaku seni musik di Kota Malang.
Menurutnya, Malang memiliki sejarah panjang sebagai kota yang melahirkan banyak musisi berkualitas. Karena itu, pihaknya ingin menyediakan panggung yang terbuka bagi musisi lokal untuk terus berkarya.
“Dari awal konsep Dekata memang menyiapkan panggung kreativitas, khususnya musik. Saya tahu Malang ini gudangnya musisi yang bisa diandalkan. Karena itu kami ingin tempat ini terbuka bagi teman-teman musisi untuk berkarya,” ujar Ferry.
Ia menambahkan, kehadiran Toto Tewel malam itu juga menjadi daya tarik tersendiri sekaligus ajang reuni para musisi lama maupun generasi baru.
“Ini hampir seperti reuni. Banyak teman-teman musisi hadir karena Mas Toto juga punya banyak sahabat di Malang,” katanya.
Penampilan Toto Tewel malam ini sangat luar biasa dan memukau, ini sepatutnya di contoh oleh musisi generasi muda, supaya tidak kalah dengan musisi yang sudah tua.
Ferry menegaskan, pihaknya ingin mengubah pandangan masyarakat terhadap tempat hiburan atau kafe yang selama ini kerap dipersepsikan negatif. Menurutnya, tempat seperti Dekata justru bisa menjadi ruang positif yang mewadahi kreativitas seni dan budaya.
“Kami ingin mengembalikan citra bahwa kafe tidak hanya identik dengan hal-hal negatif. Nyatanya tempat ini bisa dihadiri semua kalangan dan menjadi wadah kreativitas seni, terutama musik,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang turut memberikan dukungan menyampaikan apresiasi terhadap para musisi yang selama ini ikut mengharumkan nama Kota Malang.
Menurutnya, tanpa dukungan para musisi, Kota Malang tidak mungkin meraih berbagai pengakuan di tingkat nasional maupun dunia.
“Tanpa dukungan para musisi, Kota Malang tidak akan mungkin meraih pengakuan tingkat dunia. Ini adalah kebanggaan kita bersama,” ujar Wahyu.
Ia menegaskan, Malang sejak lama dikenal sebagai salah satu barometer musik nasional yang melahirkan banyak musisi legendaris hingga generasi masa kini.
Karena itu, Pemerintah Kota Malang berkomitmen terus mendukung perkembangan industri kreatif musik melalui program unggulan Ngalam Asik, yang mendorong pemanfaatan ruang publik dan taman kota sebagai panggung kreativitas masyarakat.
Gelaran Rockin’ Friday Night pun berlangsung meriah. Pengunjung memadati lokasi hingga larut malam, menikmati penampilan para musisi yang membawakan lagu-lagu rock dan hits nostalgia, sekaligus menegaskan bahwa denyut musik Kota Malang tetap hidup dan terus bergema.(yun)
