
newsnoid.com, Malang— Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah di Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu (30/8/2026).
Ribuan warga memadati lokasi kegiatan yang dikemas dalam rangkaian Jalan Sehat dan Pasar Rakyat UMKM. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat desa.
Kepala Desa Saptorenggo, Suwaji, mengatakan kegiatan tersebut telah dilaksanakan sebanyak tiga kali dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Menurutnya, kegiatan berawal dari keinginan untuk mengembangkan UMKM lokal agar semakin dikenal masyarakat luas.
“Tujuannya meningkatkan UMKM kecil yang ada di Desa Saptorenggo supaya lebih dikenal masyarakat, bisa berkembang, dan mendapatkan pembinaan dari dinas terkait,” ujar Suwaji.
Selain jalan sehat dan pasar rakyat UMKM, rangkaian kegiatan juga diisi dengan berbagai hiburan masyarakat, di antaranya pertunjukan campursari dan musik orkes.
Suwaji menyebut ratusan warga turut memeriahkan kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan cakupannya semakin luas, tidak hanya menjadi kegiatan Desa Saptorenggo, tetapi dapat berkembang hingga tingkat Kecamatan Pakis maupun Kabupaten Malang.
“Harapannya UMKM ini bisa semakin berkembang dan menyeluruh, tidak hanya di Saptorenggo, tetapi juga bisa dikenal dan berkembang di wilayah Pakis hingga Kabupaten Malang,” katanya.
Menurut Suwaji, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari peran aktif para ketua RT dan RW serta seluruh masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan kegiatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Drs. Firmando Hasiholan Matondang, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
Ia menjelaskan, pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya dilakukan melalui program pemerintah, tetapi juga dapat tumbuh melalui berbagai event yang melibatkan langsung masyarakat dan pelaku UMKM.
“Ekonomi kreatif adalah bagaimana kita menggerakkan ekonomi di lingkungan masyarakat melalui event dan kegiatan. Dengan begitu UMKM bisa bergerak, berusaha, dan mendapatkan penghasilan,” terang Firmando.
Ia menyebut transaksi yang dilakukan para pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut cukup menggembirakan. Bahkan, terdapat stan yang mampu mencatat transaksi hingga sekitar Rp6 juta dalam sehari, sementara rata-rata transaksi UMKM berada di atas Rp1 juta.
“Ini merupakan kegiatan yang luar biasa. Tentunya patut kita dukung supaya kegiatan ini bisa berkelanjutan dan dapat semakin mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Dengan antusiasme masyarakat dan potensi UMKM yang dimiliki, kegiatan di Desa Saptorenggo diharapkan mampu berkembang menjadi event yang tidak hanya dinikmati warga setempat, tetapi juga menarik masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Malang.
Semangat gotong royong, olahraga, hiburan, serta pemberdayaan UMKM pun menjadi satu kesatuan dalam perayaan kemerdekaan yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat. (yun)
