
newsnoid.com, Batu- Bidang Perkoperasian Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan ( Diskumperindag ) kota Batu gelar Workshop Pelatihan Perkoperasian dengan topik ” Peningkatan SDN Pengurus Dan Pengawasan KDMP / KKMP
Gedung Graha Pancasila Balai Kota Among Kota Batu, jadi saksi berdirinya KKMP di wilayah Kota Batu ke depan akan bisa berhasil dan sukses. Pelaksanaan workshop dihadiri 48 Pengawas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Hadir langsung Walikota Batu Nurochman , Dandim 0818 Lekol CZI Bayu Nugroho, BRI, Narasumber, Project Management Officer Kemenkop: Devi Ratna, Bugi Rewald, dan Business Asisstant Kemenkop: Afrian Suhansa, M. Syafiq,
Wali Kota Batu Nurochman, SH., MH saat membuka kegiatan ini menyampaikan bahwa, terkait anggaran untuk pembangunan gerai atau kantor KDMP atau KKMP sudah ready
“Jadi untuk anggaranya sudah bisa diberikan kepada KDMP atau KKMP yang sudah memiliki lahan dan sudah terverifikasi atau sudah memenuhi syarat yang ditentukan oleh Kementerian Koperasi beserta regulasi aturan yang ditetapkan,” ujar Nurochman.
Dengan adanya KMP nanti, Walikota Batu akan membuat peraturan Walikota (Perwali) akan menghambat toko-toko modern yang akan masuk ke desa-desa.
Demi mendukung dan mensukseskan adanya Koperasi Merah Putih yang tersebar di tiga Kecamatan di wilayah Kota Batu bisa sukses.
“Hal itu dilakukan agar KMP di seluruh desa yang ada agar maksimal dalam melayani masyarakat menjadi anggota KMP. Sasaranya agar perekonomian dan kesejahteraan masyarakat akan kuat serta meningkat,” singkatnya.
Kesempatan ini Dandim 0818 / Malang Batu Letkol CZI Bayu Nugroho juga menjelaskan bahwa, Agrinas yang ditunjuk untuk melaksanakan pembangunan gerai koperasi merah putih berkerjasama atau MOU dengan Mabes TNI, untuk proses percepatan pembangunan fisiknya ( toko atau gerai ).
” TNI melalui Kodim yang ada di daerah – daerah diseluruh Indonesia diperintahkan untuk membangun dengan program padat karya. Jadi butuh bantuan seluruh warga disekitar daerahnya masing – masing untuk bersama – sama membangun. Karena anggaran yang disediakan ini tidak seperti kontraktual atau proyek tapi program padat karya yang anggaranya terbatas tapi cukup untuk pembangunan gerai atau toko koperasi merah putih ini,” jelasnya.
Dandim juga menambahkan bahwa, di wilayah Kodim 0818 / Malang Batu, untuk pembangunan gerai koperasi merah putih yang sudah berjalan perhari ini ada sejumlah 26 koperasi merah putih.
“Agar bisa maksimal pembangunan gerai merah putih ini 3 bulan, maka harus sudah selesai dilakukan pembangunanya. Dan target pekerjaan pembangunan gerai harus diselesaikan total pada bulan Januari 2026.
Diakuinya kendala yang ditemui di seluruh Indonesia untuk pembangunan gerai koperasi merah putih ini adalah masalah lahan dengan luasan 1000 m²,” tutupnya. (*)
