• Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com
Newsnoid
No Result
View All Result
No Result
View All Result
newsnoid.com
No Result
View All Result
Home Jawa Timur

Pemkab Sidoarjo Percepat Pembangunan Jalan Raya Bluru Kidul

14 Juli 2026
in Jawa Timur, newsnoid.com, Terbaru
Bagikan

 

Pemkab Sidoarjo Percepat Pembangunan Jalan Raya Bluru Kidul

newsnoid.com, Sidoarjo– Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mempercepat pembangunan Jalan Raya Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo, sebagai salah satu proyek prioritas untuk mengatasi banjir sekaligus meningkatkan akses menuju pusat pelayanan publik.

RelatedPosts

Satlantas Polresta Sidoarjo Raih Penilaian Terbaik Manajemen Lalin Kawasan Terminal di Operasi Ketupat Semeru

Kapolsek Jabon Silaturahmi dengan Tokoh Agama dan Masyarakat di Ruwat Desa Keboguyang

250 Personel Gabungan Disiagakan, Polresta Malang Kota Amankan HUT Arema FC ke-39 “TH39REATNESS”

Proyek tersebut mendapat perhatian khusus karena kawasan itu selama bertahun-tahun menjadi titik rawan genangan yang mengganggu aktivitas masyarakat, terutama akses menuju Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sidoarjo.

Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target, Bupati Sidoarjo H. Subandi meninjau langsung lokasi proyek didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) serta jajaran Forkopimka, Senin (13/7/2026).

Subandi mengatakan, penanganan Jalan Raya Bluru Kidul menjadi prioritas utama karena banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan menghambat mobilitas masyarakat dan pelayanan publik.

“Peningkatan Jalan Bluru Kidul ini prioritas utama karena setiap musim hujan kawasan ini selalu tergenang. Akses warga menuju pusat pelayanan jadi lumpuh. Karena itu, penanganannya wajib dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi,” ujar Subandi.

Menurutnya, demi mempercepat pelaksanaan proyek tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bahkan melakukan pengalihan alokasi anggaran (shifting budget) yang sebelumnya direncanakan untuk penanganan jalan di Kecamatan Sedati.

Subandi menjelaskan, pembangunan Jalan Raya Bluru Kidul tidak hanya berfokus pada peninggian badan jalan, tetapi juga dibarengi
dengan pembenahan sistem drainase agar mampu mengatasi persoalan banjir secara menyeluruh.

Jalan tersebut akan diperlebar menjadi 11 meter, terdiri atas perkerasan beton (rigid pavement) selebar 6 meter, lengkap dengan bahu jalan dan trotoar di kedua sisi.

Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga tengah menyusun Detail Engineering Design (DED) sistem pembuangan air menuju muara sungai, termasuk mengkaji pembangunan tanggul untuk mengantisipasi banjir rob.

“Meninggikan jalan saja tidak cukup. Drainasenya harus terkoneksi ke saluran pembuangan akhir di sungai agar aliran air lancar. Antisipasi pasang air laut (rob) juga sedang kami kaji matang-matang sebagai solusi jangka panjang,” jelasnya.

Seiring dengan pembangunan fisik, Pemkab Sidoarjo juga akan melakukan penataan kawasan Jalan Raya Bluru Kidul. Badan jalan dan bahu jalan nantinya akan difungsikan sepenuhnya untuk lalu lintas kendaraan sehingga aktivitas perdagangan yang menggunakan ruang jalan tidak lagi diperbolehkan demi mengurangi kemacetan.
Bangunan yang berada di ruang milik jalan (Rumija) akan didata terlebih dahulu melalui pendekatan persuasif dengan melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga pengurus RT dan RW.

“Kami data dulu secara humanis melibatkan pemerintah desa. Penataan ini dilakukan agar fungsi jalan kembali optimal, namun hak-hak masyarakat juga tetap kita perhatikan,” tegasnya.

Bupati Subandi menargetkan seluruh pekerjaan peningkatan Jalan Raya Bluru Kidul selesai pada Desember 2026. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai apabila kondisi cuaca mendukung dan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis.

Di akhir peninjauannya, Subandi juga memberikan perhatian khusus terhadap dampak ekonomi dari proyek tersebut. Ia meminta kontraktor memprioritaskan penggunaan tenaga kerja lokal agar pembangunan infrastruktur tidak hanya menghasilkan fasilitas yang lebih baik, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Sidoarjo.

“Kontraktor harus profesional dan wajib memprioritaskan pekerja lokal asal Sidoarjo. Pembangunan infrastruktur APBD ini tidak hanya harus menghasilkan fisik yang berkualitas, tapi wajib menjadi stimulus ekonomi bagi warga sekitar,” pungkasnya.(sadhra)

ShareSend
Next Post
Baihaqi, Solusi Perbaikan Velodrom Darurat Disiapkan

Baihaqi, Solusi Perbaikan Velodrom Darurat Disiapkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Satlantas Polresta Sidoarjo Raih Penilaian Terbaik Manajemen Lalin Kawasan Terminal di Operasi Ketupat Semeru
  • Kapolsek Jabon Silaturahmi dengan Tokoh Agama dan Masyarakat di Ruwat Desa Keboguyang
  • 250 Personel Gabungan Disiagakan, Polresta Malang Kota Amankan HUT Arema FC ke-39 “TH39REATNESS”
  • Dandung Resmi Dilantik Jadi Pj Sekda Kota Malang
  • Gerak Jalan Meriahkan HUT ke-81 RI di Kecamatan Dukun Gresik, UMKM Ikut Bergerak

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025

Categories

  • Jawa Timur
  • Musik
  • newsnoid.com
  • Olahraga
  • Terbaru
  • Uncategorized
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.