
NEWSNOID.COM | MALANG – Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang setelah dilantik Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, bersama 175 pejabat lainnya di Graha Purva Praja, Jumat (23/10/2026).
Penetapan Raymond sebagai pejabat definitif menjadi babak baru dalam kepemimpinannya di DLH Kota Malang.
Sebelumnya, ia telah menjalankan tugas sebagai Pelaksana Harian (Plh) dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menilai Raymond memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk memimpin organisasi yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan lingkungan hidup di Kota Malang tersebut.
Menurut Wahyu, rekam kinerja Raymond selama menjalankan tugas sebagai Plh maupun Plt cukup baik. Sejumlah penghargaan di bidang lingkungan hidup juga menjadi salah satu catatan positif dalam perjalanan tugasnya.
Wahyu menjelaskan, pelantikan tersebut merupakan agenda yang sebelumnya sempat tertunda. Ia menegaskan pelaksanaan pelantikan telah sesuai dengan rencana yang dijanjikan sebelumnya.
Di sisi lain, Raymond langsung dihadapkan pada pekerjaan penting setelah resmi menduduki jabatan definitif.
Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah penanganan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang yang berada di bawah pengelolaan DLH Kota Malang.
Raymond menegaskan kesiapannya menjalankan amanah tersebut. Bahkan, sejak hari pertama terjadinya kebakaran, dirinya mengaku langsung turun ke lokasi untuk membantu proses penanganan.
Raymond menjelaskan bahwa upaya pemadaman tidak hanya melibatkan petugas pemadam kebakaran Kota Malang, tetapi juga mendapat dukungan dari pemadam kebakaran Kabupaten Malang, Polresta Malang Kota, serta tim dari Kota Batu.
Ia menjelaskan, kondisi kebakaran di TPA Supit Urang mulai terkendali. Namun, kemunculan asap masih menjadi kendala karena terdapat bara api di bawah tumpukan sampah.
Karena itu, proses penanganan tidak cukup dilakukan dengan penyiraman pada permukaan tumpukan sampah.
Petugas juga berupaya membuat pembatas untuk mengisolasi titik-titik yang masih menyimpan bara agar api benar-benar padam.
“Teman-teman tidak hanya melakukan penyiraman di atas, tetapi juga membuat batasan sehingga diharapkan betul-betul padam,” ujarnya.
Raymond menyadari tugas sebagai Kepala DLH membutuhkan komitmen dan tanggung jawab besar, terutama dalam menghadapi persoalan lingkungan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Dengan jabatan definitif yang kini diembannya, ia menyatakan siap menjalankan tugas sesuai tanggung jawab yang diberikan serta memastikan penanganan persoalan lingkungan di Kota Malang terus berjalan.
“Saya berjanji akan melaksanakan tugas dengan baik,” tegas Raymond.(win)




















