• Latest
Rektor UIN Malang Beri Gelar Kehormatan  Menag Nasarudin Umar sebagai Bapak Ekoteologi Indonesia

Rektor UIN Malang Beri Gelar Kehormatan  Menag Nasarudin Umar sebagai Bapak Ekoteologi Indonesia

18 Oktober 2025
DPRD Sidoarjo Minta JMPI Lengkapi Data untuk Kajian Keringanan Retribusi PBG Rp2,67 Miliar

DPRD Sidoarjo Minta JMPI Lengkapi Data untuk Kajian Keringanan Retribusi PBG Rp2,67 Miliar

14 Oktober 2026
Kanopi Rp150 Juta di Balai Kota Malang Diduga Langgar Aturan Cagar Budaya

Kanopi Rp150 Juta di Balai Kota Malang Diduga Langgar Aturan Cagar Budaya

14 Oktober 2026
Selesai Damai, Polres Batu Selesaikan Konflik Pembakaran Sampah Viral Lewat Restorative Justice

Selesai Damai, Polres Batu Selesaikan Konflik Pembakaran Sampah Viral Lewat Restorative Justice

14 Oktober 2026
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi

Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi

13 Oktober 2026
Kejari Kota Malang Musnahkan 95 Ribu Pil Koplo

Kejari Kota Malang Musnahkan 95 Ribu Pil Koplo

13 Oktober 2026
Asep Kusdinar Paparkan Fondasi Malang Raya Megapolitan di Hadapan Mahasiswa Doktor UB

Asep Kusdinar Paparkan Fondasi Malang Raya Megapolitan di Hadapan Mahasiswa Doktor UB

13 Oktober 2026
Deviasi Betonisasi Gedangan–Betro Hampir 10 Persen, Subandi Desak Kontraktor Kejar Target

Deviasi Betonisasi Gedangan–Betro Hampir 10 Persen, Subandi Desak Kontraktor Kejar Target

13 Oktober 2026
Pemkab Malang Salurkan BLT DBH CHT 2026 kepada 42.300 Pekerja, Masing-Masing Terima Rp350 Ribu

Pemkab Malang Salurkan BLT DBH CHT 2026 kepada 42.300 Pekerja, Masing-Masing Terima Rp350 Ribu

12 Oktober 2026
OJK Malang Perluas Kolaborasi dengan HIPMI, Cetak Pengusaha Muda Tangguh Finansial

OJK Malang Perluas Kolaborasi dengan HIPMI, Cetak Pengusaha Muda Tangguh Finansial

12 Oktober 2026
Ola, Bek Cilik dari MHSS Malang yang Bermimpi Besar Lewat Sepak Bola

Ola, Bek Cilik dari MHSS Malang yang Bermimpi Besar Lewat Sepak Bola

12 Oktober 2026
Terinspirasi Lamine Yamal, Isyana Arsila Farzana Punya Mimpi Besar, Tembus Arema Women hingga Timnas Indonesia

Terinspirasi Lamine Yamal, Isyana Arsila Farzana Punya Mimpi Besar, Tembus Arema Women hingga Timnas Indonesia

12 Oktober 2026
HUT Kota Batu ke-25, Mikutopia Masuk Gratis Selama Tiga Hari, Catat Tanggalnya

HUT Kota Batu ke-25, Mikutopia Masuk Gratis Selama Tiga Hari, Catat Tanggalnya

12 Oktober 2026
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com
Newsnoid
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Newsnoid
No Result
View All Result

Rektor UIN Malang Beri Gelar Kehormatan  Menag Nasarudin Umar sebagai Bapak Ekoteologi Indonesia

18 Oktober 2025
in Jawa Timur, newsnoid.com, Terbaru
Bagikan

 

Ket foto : Menteri Agama Republik Indonesia Prof Nasaruddin Umar yang diberi UIN Malang gelar sebagai Bapak Ekoteologi Indonesia.

newsnoid.com – Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, M.Si, memberi gelar Menteri Agama (Menag) RI, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar sebagai “Bapak Ekoteologi Indonesia”.

Penobatan itu bukan sekadar penghargaan, tetapi pengakuan atas gagasan besar sang Menteri yang telah menanamkan nilai iman dalam bentuk paling nyata: menjaga bumi sebagai ibadah.

Dalam banyak kesempatan, Prof. Nasaruddin Umar berbicara tentang ekoteologi, konsep yang mengaitkan teologi dengan tanggung jawab ekologis. Ia menegaskan bahwa alam bukan sekadar sumber daya, tetapi ayat-ayat Tuhan yang hidup.

“Jika manusia membaca Al-Qur’an, ia juga harus belajar membaca pohon, sungai, udara, dan tanah—karena semua itu adalah tanda-tanda kebesaran-Nya,” ujar Prof Nasarudin.

Konsep ini kini bukan hanya teori, tetapi sudah berwujud gerakan nasional. Kementerian Agama mewajibkan setiap calon ASN (CPPPK) menanam pohon sebelum pelantikan.

Sebuah simbol sederhana namun penuh makna bahwa menjadi aparatur bukan hanya soal jabatan, tetapi soal pengabdian spiritual terhadap bumi.

Gerakan menanam pohon menjadi napas baru bagi lembaga pendidikan keagamaan di Indonesia. Di madrasah dan pesantren, anak-anak belajar bahwa merawat pohon adalah bagian dari ibadah.

Setiap lubang tanah yang digali bukan hanya untuk bibit, tetapi untuk harapan—bahwa generasi penerus Islam tumbuh dengan akhlak hijau, berjiwa khalifah, dan berhati penyayang terhadap ciptaan Tuhan.

Menurut Rektor UIN Malang Prof Ilfi Nur Diana, Menteri Agama Nasaruddin Umar telah memberi contoh bagaimana iman harus membumi. Ia menanam teologi di tanah, bukan hanya di kepala. Itulah sebabnya pihak UIN Maliki Malang menobatkannya sebagai Bapak Ekoteologi Indonesia.

“Penobatan ini sejalan dengan semangat kampus untuk melahirkan insan beriman yang mencintai bumi sebagaimana mencintai Alloh Subhana Wat Ta’ala,” ungkap Rektor UIN Malang.

Di tengah ancaman perubahan iklim dan krisis lingkungan global, gagasan ekoteologi menjadi oase spiritual. Ia mengingatkan bahwa bumi bukan milik manusia, tetapi titipan yang harus dijaga. Dalam konsep ini, menanam pohon berarti menanam amal jariyah, yang terus tumbuh meski manusia telah tiada.

“Kami ingin mahasiswa UIN Malang berpikir hijau, beramal hijau, dan berperilaku hijau. Gerakan ekoteologi ini bukan hanya gerakan lingkungan, tapi gerakan peradaban. Sebuah peradaban hijau yang lahir dari iman,” tambah  Ilfi.

Dengan semangat kolaboratif lintas agama, Kementerian Agama menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup, ormas keagamaan, dan lembaga pendidikan. Sebab menjaga bumi adalah misi kemanusiaan yang tak mengenal batas iman.

Penobatan ini menegaskan bahwa iman sejati bukan hanya yang terucap dalam doa, tapi juga yang tumbuh dalam tanah. Setiap pohon yang ditanam adalah doa yang berdaun, zikir yang berakar, dan pengabdian yang berbuah.

Ekoteologi bukan hanya wacana kampus atau kebijakan kementerian, melainkan panggilan nurani, bahwa mencintai Tuhan harus disertai mencintai bumi-Nya.

Maka dari kampus UIN Malang inilah, pesan itu bergaung: menanam satu pohon sama dengan menanam satu harapan untuk masa depan umat dan semesta.

Ketika banyak orang sibuk membangun gedung, Menag RI mengajak bangsa ini membangun kesadaran ekologis berbasis iman.

Selain itu ketika banyak orang bicara tentang perubahan dunia, UIN Malang menunjukkan bahwa perubahan sejati bisa dimulai dari satu langkah kecil yakni dengan menanam pohon dengan hati yang bersyukur. (die)

ShareSend

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Recent Posts

  • DPRD Sidoarjo Minta JMPI Lengkapi Data untuk Kajian Keringanan Retribusi PBG Rp2,67 Miliar
  • Kanopi Rp150 Juta di Balai Kota Malang Diduga Langgar Aturan Cagar Budaya
  • Selesai Damai, Polres Batu Selesaikan Konflik Pembakaran Sampah Viral Lewat Restorative Justice
  • Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
  • Kejari Kota Malang Musnahkan 95 Ribu Pil Koplo

Archives

  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025

Categories

  • Hukum dan kriminal
  • Jawa Timur
  • Musik
  • newsnoid.com
  • Olahraga
  • Terbaru
  • Uncategorized

Arsip

  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.