• Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com
Newsnoid
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Newsnoid
No Result
View All Result

Sidoarjo Raih Penghargaan Investasi, Subandi Benahi Tata Ruang dan Perizinan untuk Tarik Investor

31 Oktober 2026
in Jawa Timur, newsnoid.com, Sidoarjo, Terbaru
Bagikan

 

Sidoarjo Raih Penghargaan Investasi, Subandi Benahi Tata Ruang dan Perizinan untuk Tarik Investor

NEWSNOID.COM | SIDOARJO – Kabupaten Sidoarjo kembali mendapat pengakuan atas potensinya sebagai daerah tujuan investasi di Jawa Timur.

Dalam ajang JawaPos.com Wilwatikta Awards 2026, Sidoarjo meraih penghargaan Terbaik Kedua kategori Daya Tarik Investasi.

Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Sidoarjo, H. Subandi, dalam acara yang berlangsung di Legacy Ballroom, Surabaya, Jumat (30/10/2026).

Capaian ini sekaligus menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo untuk memperkuat daya saing daerah melalui pembenahan regulasi, kepastian hukum, dan transformasi pelayanan perizinan berbasis digital.

Subandi menegaskan, penghargaan tersebut merupakan pengakuan terhadap potensi Sidoarjo sebagai kawasan industri sekaligus wilayah dengan perkembangan sektor perumahan dan usaha yang cukup pesat.

Namun, menurutnya, daya tarik investasi tidak cukup hanya ditopang oleh potensi ekonomi dan letak geografis. Kepastian hukum serta kemudahan pelayanan menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan investor.

“Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendapatkan penghargaan di kategori Daya Tarik Investasi. Sidoarjo merupakan kota industri dan juga daerah perumahan yang terus berkembang. Karena itu, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam memberikan kepastian hukum bagi investasi yang masuk ke Sidoarjo,” ujar Subandi.

Di balik capaian tersebut, Pemkab Sidoarjo masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah, terutama menyangkut penataan ruang dan kepastian pemanfaatan lahan. Persoalan Lahan Sawah Dilindungi (LSD), Lahan Baku Sawah (LBS), serta penyelarasan berbagai regulasi menjadi bagian yang terus dibenahi pemerintah daerah.

Subandi mengatakan, koordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta instansi terkait terus dilakukan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Menurutnya, penyelesaian regulasi yang berkaitan dengan kebutuhan investasi menjadi langkah penting agar pengembangan usaha di Sidoarjo memiliki landasan hukum yang jelas.

Pemerintah daerah selanjutnya memprioritaskan penyelesaian aturan turunan dan penyempurnaan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

“Memang masih ada beberapa persoalan besar yang harus diselesaikan, terutama terkait lahan LSD, LBS, dan sejumlah regulasi lainnya. Namun, kami sudah melakukan koordinasi intensif dengan ATR/BPN dan pihak terkait,” ungkapnya.

Ia menambahkan, regulasi yang menjadi kebutuhan investasi telah diselesaikan. Tahapan berikutnya adalah menuntaskan aturan turunan dan penyempurnaan RDTR agar investor memperoleh kepastian dalam menentukan lokasi serta menjalankan kegiatan usahanya.

“Alhamdulillah, regulasi yang menjadi kebutuhan investasi sudah selesai. Selanjutnya tinggal penyelesaian aturan turunannya dan penyempurnaan RDTR. Dengan selesainya RDTR, kepastian hukum bagi investor akan semakin kuat sehingga iklim investasi di Sidoarjo menjadi lebih kompetitif,” imbuhnya.

Selain pembenahan tata ruang, Subandi juga menempatkan digitalisasi pelayanan sebagai salah satu strategi untuk mempercepat masuknya investasi.

Pemkab Sidoarjo ingin memangkas prosedur yang berbelit sekaligus membangun sistem perizinan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.

Melalui transformasi pelayanan berbasis digital, proses pengurusan perizinan diharapkan dapat dilakukan secara lebih praktis tanpa ketergantungan pada pertemuan langsung dengan pejabat pemerintah daerah.

Sistem tersebut juga diharapkan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh pelaku usaha dan investor.

“Ke depan, dengan pemerintahan yang semakin terdigitalisasi, pengusaha tidak perlu lagi bertatap muka langsung dengan pimpinan daerah maupun pengembang untuk mengurus berbagai perizinan. Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para pelaku usaha dan investor melalui pelayanan yang mudah, cepat, dan transparan berbasis digital,” tegasnya.

Bagi Pemkab Sidoarjo, penghargaan Wilwatikta Awards 2026 bukan sekadar pencapaian, melainkan tantangan untuk membuktikan bahwa daya tarik investasi harus diikuti dengan perbaikan nyata dalam tata kelola pemerintahan.

Kepastian tata ruang, kemudahan perizinan, dan pelayanan publik yang transparan menjadi pekerjaan penting untuk menjaga kepercayaan dunia usaha.

Dengan pembenahan tersebut, Sidoarjo diharapkan semakin kompetitif dalam menarik investasi baru, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Shadra)

Archives

  • November 2026
  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025

Categories

  • Hukum dan kriminal
  • Jawa Timur
  • Kota Batu
  • Malang
  • Musik
  • newsnoid.com
  • Olahraga
  • Sidoarjo
  • Terbaru
  • Uncategorized

Arsip

  • November 2026
  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.