
NEWSNOID.COM, MALANG – Partai Golkar Kota Malang terus bergerak membenahi struktur organisasi dari tingkat kecamatan hingga kelurahan.
Konsolidasi partai beringin di Kota Malang kembali berlanjut melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam) Lowokwaru yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kota Malang, Rabu (29/9/2026) malam.
Dalam forum musyawarah tersebut, Tutik Fadila secara resmi dipercaya memimpin Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Lowokwaru. Penetapan Tutik melengkapi daftar kecamatan yang telah merampungkan agenda konsolidasi organisasi.
Sebelumnya, DPD Partai Golkar Kota Malang telah menyelesaikan Muscam di tiga kecamatan, yakni Blimbing, Sukun dan Kedungkandang. Dengan tuntasnya Muscam Lowokwaru, kini empat dari lima kecamatan di Kota Malang telah memiliki kepengurusan PK yang baru.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, S.M., mengatakan penyelesaian Muscam merupakan agenda wajib organisasi yang harus dijalankan secara berjenjang dan sesuai mekanisme partai.
“Alhamdulillah, hari ini Lowokwaru bisa melaksanakan Musyawarah Kecamatan. Ini merupakan kecamatan keempat yang sudah kita selesaikan,” kata Djoko
Menurutnya, penataan struktur hingga tingkat paling bawah menjadi kunci agar roda organisasi partai tetap berjalan dan solid.
Konsolidasi tidak boleh berhenti di tingkat kecamatan saja, tetapi harus menyentuh hingga kelurahan sebagai basis terdekat dengan masyarakat.
Djoko menegaskan, setelah Muscam di lima kecamatan selesai, agenda selanjutnya adalah Musyawarah Kelurahan (Muskel) di 57 kelurahan se-Kota Malang.
Tahapan tersebut akan menjadi landasan untuk melangkah ke agenda yang lebih besar, yakni Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar Kota Malang.
“Partai memiliki panduan organisasi. Ada AD/ART, musyawarah di setiap tingkatan, rapat kerja, dan agenda lainnya. Jadi kegiatan ini bukan sekadar kegiatan, tetapi bagian dari konsolidasi organisasi,” ucapnya
Ia menjelaskan, Partai Golkar memiliki mekanisme konsolidasi berjenjang yang jelas, mulai dari tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga kelurahan.
Setiap tingkatan wajib menyelesaikan tahapan organisasinya agar struktur partai benar-benar siap menghadapi agenda politik ke depan, termasuk menjaga kedekatan dengan masyarakat dan penguatan saksi serta kaderisasi.
Sementara itu, Ketua PK Partai Golkar Lowokwaru terpilih, Tutik Fadila, menyatakan siap menjalankan amanah dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.
Ia menyebut jabatan tersebut bukan sekadar posisi, melainkan tugas untuk membesarkan partai di wilayah dengan jumlah pemilih terbesar di Kota Malang.
“Saya memohon dukungan dan kerja sama seluruh jajaran. Insyaallah kita akan berproses membentuk organisasi yang semakin berkembang dan semakin solid,” ujar Tutik.
Perempuan yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kepartaian itu juga menargetkan konsolidasi di tingkat kelurahan Lowokwaru dapat segera diperkuat.
Menurutnya, keberadaan 12 kelurahan di Lowokwaru menjadi modal penting untuk memperkuat jaringan Golkar.
Ia ingin memastikan Partai Golkar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Lowokwaru, tidak hanya saat momentum pemilu, tetapi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan sehari-hari.
“Kita ingin Golkar di Lowokwaru semakin solid, semakin guyub, dan semakin dirasakan kehadirannya oleh warga.
Karena itu konsolidasi di tingkat kelurahan akan kita kebut,” katanya.
Dengan tuntasnya Muscam Lowokwaru, pekerjaan organisasi Golkar Kota Malang kini menyisakan satu kecamatan, yakni Klojen. Setelah Klojen rampung, DPD Golkar Kota Malang akan langsung tancap gas menggelar Muskel serentak.
Konsolidasi total ini diharapkan menjadi pondasi kuat bagi Partai Golkar Kota Malang untuk kembali meningkatkan perolehan kursi dan memperkuat peran partai di pemerintahan dan legislatif Kota Malang ke depan. (yun)
