
newsnoid.com, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, meninjau langsung sejumlah titik infrastruktur rusak di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Kamis (26/2/2026). Dalam inspeksi mendadak tersebut, ia menargetkan perbaikan ruas jalan dari pertigaan Bulang Prambon hingga depan Balai Desa Simpang dapat dirampungkan dalam waktu dua minggu.
Saat meninjau kondisi jalan berlubang, Mimik menegaskan bahwa perbaikan harus segera dilakukan demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Perbaikan ini harus segera dilakukan. Jangan sampai ada korban akibat jalan berlubang. Keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama, termasuk pimpinan daerah,” tegasnya.
Ia juga meminta masyarakat aktif melaporkan jika menemukan jalan rusak agar dapat segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait.
Selain fokus pada perbaikan fisik, Mimik menyoroti pentingnya perencanaan pembangunan jalan yang memperhatikan sistem drainase. Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya mengejar kelancaran arus kendaraan tanpa mempertimbangkan dampak terhadap lingkungan sekitar.
“Pembangunan jalan harus disiapkan drainasenya dengan baik. Jangan sampai rumah warga menjadi seperti kolam karena perencanaan yang tidak matang. Semua harus dirancang agar tidak merugikan masyarakat,” ujarnya.
Untuk menjaga kualitas jalan agar tidak cepat rusak, ia meminta pengendalian kendaraan bertonase besar melalui pemasangan rambu jalan kelas tiga serta portal pembatas ketinggian kendaraan. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan guna memasang rambu mulai kawasan Pakerin hingga pertigaan Bulang Prambon, sekaligus menyiapkan titik portal pembatas.
Di lokasi berbeda, Mimik juga memastikan kerusakan parah di ruas Jalan Candi–Prasung, Kelurahan Gebang, segera ditangani. Meski ruas tersebut telah masuk daftar pemeliharaan dan masih dalam proses lelang Dinas PU, ia menilai penanganan tidak bisa menunggu terlalu lama.
“Kalau menunggu proses lelang selesai tentu memerlukan waktu. Sementara kondisi jalan sudah sangat memprihatinkan. Karena itu kami berkoordinasi dengan pihak perusahaan terdekat, dan alhamdulillah dalam waktu dekat bersedia membantu penambalan sementara,” jelasnya.
Percepatan perbaikan sementara dilakukan dengan menggandeng PT Varia Usaha Beton Sidoarjo Plant melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Selain jalan, Mimik turut meninjau jembatan kembar di Desa Wadungasih, Kecamatan Buduran, yang mengalami kerusakan pada pagar pembatas sisi barat. Ia meminta segera dipasang tanda pengaman untuk mencegah kecelakaan.
“Segera beri tanda pengaman agar tidak ada korban. Ke depan akan kita upayakan revitalisasi, bahkan jika memungkinkan kedua jembatan dibuat lebih berdekatan agar lebih rapi dan aman,” katanya.
Mimik menegaskan seluruh perbaikan dan penataan infrastruktur di Kabupaten Sidoarjo harus direncanakan secara matang dan dilakukan secara simultan, dengan orientasi utama pada keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Pewarta : Sadhra
Editor : Sulis