• Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com
Newsnoid
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Newsnoid
No Result
View All Result

Wabup Sidoarjo Sidak Proyek Rp8,6 Miliar di RSUD Notopuro, Peringatkan Kontraktor Soal Kualitas

27 Oktober 2026
in Jawa Timur, newsnoid.com, Sidoarjo, Terbaru
Bagikan

 

Wabup Sidoarjo Sidak Proyek Rp8,6 Miliar di RSUD Notopuro, Peringatkan Kontraktor Soal Kualitas

NEWSNOID.COM | SIDOARJO — Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mengingatkan pelaksana proyek pembangunan agar tidak mengubah spesifikasi teknis maupun menggunakan material berkualitas lebih rendah dari ketentuan.

Peringatan itu disampaikan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan lantai tiga Gedung Mawar Merah Putih RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Senin (26/10/2026).

Proyek senilai Rp8,6 miliar tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026. Penambahan lantai tiga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelayanan rumah sakit melalui penyediaan sekitar 30 kamar tambahan.

Dalam peninjauan itu, Mimik didampingi Inspektorat Kabupaten Sidoarjo dan Plt. Direktur RSUD R.T. Notopuro, dr. Prima Dessy Kusuma Rakhmawati.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Mimik menyebutkan, progres pembangunan saat sidak berlangsung telah mencapai 6 persen.

Capaian tersebut, menurut dia, masih sesuai target, dengan harapan progres meningkat menjadi 10 persen pada akhir Oktober.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa percepatan pekerjaan tidak boleh mengorbankan mutu konstruksi.

Setiap tahapan pembangunan harus mengacu pada spesifikasi yang telah ditentukan, sehingga hasil pekerjaan memenuhi standar kualitas dan keselamatan.

“Saya tidak menginginkan pembangunan di Kabupaten Sidoarjo tahun 2026 maupun seterusnya ada akal-akalan. Jangan sampai ada yang mengubah spesifikasi yang sudah ditetapkan,” tegas Mimik.

Penggunaan Material Lama Harus Transparan

Selain memeriksa perkembangan pekerjaan, Mimik menyoroti pemanfaatan kembali material lama yang masih layak digunakan. Ia memastikan genteng lama yang ditemukan di lokasi masih dalam kondisi baik. Namun, penggunaan kembali material tersebut harus disertai pencatatan dan pelaporan yang transparan.

Menurut Mimik, ketertiban administrasi penggunaan material menjadi bagian penting dalam pengawasan proyek. Material yang dimanfaatkan kembali, termasuk besi dan baja, harus tercatat dengan jelas agar pelaksanaannya dapat dipertanggungjawabkan.

Ia juga mengingatkan agar tidak terjadi pencampuran material yang tidak sesuai spesifikasi, terutama jika berpotensi menurunkan kualitas bangunan.

“Jangan sampai material yang seharusnya digunakan sesuai spesifikasi malah dicampur dengan material yang kualitasnya lebih rendah. Kualitas bangunan harus dijaga demi keselamatan dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Dalam sidak tersebut, Mimik menyatakan belum menemukan penyimpangan atau persoalan dalam pelaksanaan pekerjaan yang diperiksa.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa pengawasan tidak berhenti pada satu kali kunjungan.

Ia berencana melakukan sidak secara berkala untuk memastikan pembangunan di Kabupaten Sidoarjo berjalan sesuai ketentuan, baik dari sisi mutu pekerjaan maupun penggunaan material.

Mimik juga meminta seluruh pihak terkait ikut mengawasi pelaksanaan proyek hingga selesai.

Menurut dia, pembangunan fasilitas kesehatan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak sekadar memenuhi target penyelesaian pekerjaan.

“Saya mohon semua pihak ikut membantu mengawasi. Pembangunan ini untuk kepentingan kita bersama, terutama warga Sidoarjo,” katanya.

Pelayanan Pasien Juga Menjadi Perhatian

Di luar aspek pembangunan fisik, Mimik menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan di RSUD R.T. Notopuro. Ia mengingatkan tenaga kesehatan dan seluruh petugas rumah sakit agar memberikan pelayanan yang ramah, santun dan penuh empati kepada pasien maupun keluarga yang mendampingi.

Menurutnya masyarakat yang datang ke rumah sakit umumnya sedang menghadapi persoalan kesehatan sehingga membutuhkan perhatian dan dukungan, bukan sekadar pelayanan administratif.

“Orang yang datang ke rumah sakit bukan untuk bersenang-senang. Mereka datang dalam kondisi sumpek, karena itu pelayanan yang ramah, senyum yang tulus, dan sikap yang baik dari seluruh tenaga kesehatan bisa menjadi obat tersendiri bagi mereka,” pungkasnya.

Peningkatan Gedung Mawar Merah Putih diharapkan memperkuat kapasitas RSUD R.T. Notopuro dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Sidoarjo. Dengan target penyelesaian pada Desember 2026, pengawasan terhadap mutu konstruksi, kesesuaian spesifikasi dan transparansi.

Sedangkan penggunaan material menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan  peruntukannya. (Shadra)

Archives

  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025

Categories

  • Hukum dan kriminal
  • Jawa Timur
  • Kota Batu
  • Malang
  • Musik
  • newsnoid.com
  • Olahraga
  • Sidoarjo
  • Terbaru
  • Uncategorized

Arsip

  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.