• Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com
Newsnoid
No Result
View All Result
No Result
View All Result
newsnoid.com
No Result
View All Result
Home Jawa Timur

Antisipasi Kejadian Ponpes Al Khoziny, Walikota Tekankan Pentingnya SLF Bagi Bangunan Ponpes

7 Oktober 2025
in Jawa Timur, newsnoid.com, Terbaru
Bagikan

 

Antisipasi Kejadian Ponpes Al Khoziny, Walikota Tekankan Pentingnya SLF Bagi Bangunan Ponpes

newsnoid.com, Malang- Sertifikat Laik Fungsi (SLF) untuk bangunan pondok pesantren, termasuk rumah ibadah, menjadi atensi pada forum audiensi antara Walikota Malang Wahyu Hidayat dengan pengurus Yayasan Masjid Agung Jami kota Malang, kemarin (6/10/2025) di Balaikota Malang.

RelatedPosts

UNITRI Kukuhkan 400 Lulusan pada Wisuda Periode 51, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

DPRD Kabupaten Sidoarjo Gelar Rapat Paripurna, Evaluasi Kinerja Bupati Lewat LKPJ

Rockin’ Friday Night Satukan Musisi Lintas Generasi, Malang Tegaskan Diri sebagai Kota Musik

“Kejadian di pondok pesantren Al Khoziny Buduran, Kabupaten Sidoarjo menjadi pelajaran berharga berapa pentingnya SLF, “demikian diutarakan Prof. M. Bisri selalu Pembina Yayasan Masjid Agung Jami sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Bachrul Maghfiroh Kota Malang.

“Selama ini, dapat dikatakan ponpes ponpes dan juga tempat ibadah belum banyak yang melalui proses SLF,” Tambah Gus Bisri.

Hal yang sama juga diutarakan Walikota Malang Wahyu Hidayat, bahwa aspek SLF menjadi hal penting dalam proses pembangunan. Termasuk untuk bangunan pondok pesantren dan rumah ibadah.

“Insya Allah ini (SLF) bukan proses untuk menyulitkan pendirian bangunan. Lebih diarahkan agar ada keterjaminan, standar yang tepat pada konstruksi sehingga faktor keamanan dan kenyamanan dapat terpenuhi dengan baik. Kita akan sosialisasikan kembali secara masive. Akan segera duduk bersama dengan pengurus ponpes, Dewan Masjid Indonesia, dan stakeholders terkait. DPUPR PKP dan Perijinan saya perintahkan untuk mengkonsolidasikan, “ujar Pak Mbois demikian Walikota Malang, akrab disapa.

Wahyu Hidayat juga mengutarakan, sekiranya pengelola pondok pesantren ada kendala teknis; maka akan dilibatkan Perguruan Tinggi. Di kota Malang tercatat ada 91 ponpes, 900 Masjid dan 1200 mushola (*)

ShareSend
Next Post
Unisma Kukuhkan Tiga Guru Besar Sekaligus

Unisma Kukuhkan Tiga Guru Besar Sekaligus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • UNITRI Kukuhkan 400 Lulusan pada Wisuda Periode 51, Siapkan SDM Berdaya Saing Global
  • DPRD Kabupaten Sidoarjo Gelar Rapat Paripurna, Evaluasi Kinerja Bupati Lewat LKPJ
  • Rockin’ Friday Night Satukan Musisi Lintas Generasi, Malang Tegaskan Diri sebagai Kota Musik
  • PU Bina Marga Kabupaten Malang Rehab Ruas Jalan Arah Kepanjen – Kendalpayak Total 1 Kilometer
  • SDN Tulungrejo 02 Kota Batu Luncurkan Inovasi SERASI, RASI BINTANG dan JUZMADHARTA

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025

Categories

  • Jawa Timur
  • Musik
  • newsnoid.com
  • Olahraga
  • Terbaru
  • Uncategorized
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.