
newsnoid.com, Kabupaten Malang – Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kabupaten Malang menggelar kegiatan acara Pendidikan dan Latihan (Diklat) Search and Rescue (SAR) Angkatan pertama, pada Sabtu (29/11/2025).
Kegiatan perdana ini mendapat antusias tinggi dari para anggota dan menjadi momentum penting pembentukan Tim SAR internal GRIB Jaya.
Diklat SAR tersebut awalnya direncanakan berlangsung di Pantai Ngeliyep, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Namun, mempertimbangkan kondisi serta efektivitas pelatihan, lokasi akhirnya dipindahkan ke Bumi Perkemahan Bedengan, Desa Selokerto, Kecamatan Dau. Meski berpindah lokasi, agenda tetap berjalan lancar dengan diikuti 30 peserta dari berbagai kecamatan.
Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Malang, Damanhury Jab, dalam sambutan pembuka menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk realisasi amanah organisasi.
Ia menyebut, anggota GRIB Jaya harus memiliki kedisiplinan, ketanggapan, serta kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.
“Ormas GRIB JAYA diharuskan untuk peka dan cekatan terhadap situasi dan kondisi lingkungan masyarakat sekitar. Untuk bisa turun ke lapangan, diperlukan pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Karena itu, pelatihan dan pembekalan seperti Diklat SAR ini sangat penting,” tegas Damanhury Jab.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada peserta sebagai angkatan perdana dalam sejarah pembentukan Tim SAR GRIB Jaya.
Menurutnya, ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini tidak boleh berhenti sebagai teori, tetapi harus diterapkan langsung ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
“Angkatan pertama adalah angkatan sakral. Saudara dan saudari sekalian yang ikut dalam Diklat ini adalah pondasi dan penentu arah Tim SAR GRIB JAYA ke depannya. Gunakan ilmu ini untuk membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan,” ujarnya.
Kegiatan Diklat SAR ini mencakup materi dasar penyelamatan, manajemen bencana, navigasi darat, pertolongan pertama, hingga simulasi evakuasi di medan hutan.
GRIB Jaya Malang berharap program ini akan menjadi agenda rutin tiap tahun untuk memperkuat kapasitas organisasi dalam memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat. (ed).
