
newsnoid.com, Malang- Pernyataan Sikap d’Kross Official- Menanggapi polemik terkait penimpaan mural “MALANG THE GLORY LAND”, d’Kross Official menyatakan sikap untuk mengundurkan diri dan tidak tampil dalam rangkaian Festival Mbois 11.
Sebagai band yang lahir dan tumbuh bersama semangat Arek Malang dan Aremania, kami merasa perlu mengambil sikap sebagai bentuk penghormatan terhadap karya, identitas, sejarah serta rasa memiliki yang melekat pada mural tersebut.
Keputusan ini bukan untuk memperkeruh keadaan, melainkan sebagai bentuk solidaritas dan penghormatan kami terhadap kawan-kawan Aremania serta seluruh pihak yang merasa memiliki ikatan dengan “MALANG THE GLORY LAND”.
Rahmat Mashudi Prayoga Road Manager d’Kross Official, menyampaikan sikap resmi kami terkait polemik penimpaan mural “MALANG THE GLORY LAND”.
“Setelah berdiskusi dengan seluruh personel dan manajemen, d’Kross Official memutuskan untuk mengundurkan diri dan tidak tampil dalam rangkaian acara Festival Mbois 11,” ungkapnya (20/8/2026)
“Keputusan ini kami ambil sebagai bentuk penghormatan kami terhadap karya, sejarah, dan rasa memiliki teman-teman Aremania serta warga Malang terhadap mural “MALANG THE GLORY LAND,” tambah Yoga
Kami d’Kross lahir, besar, dan manggung dari panggung-panggung kecil di Malang. Energi Arek Malang dan Aremania adalah rumah kami. Menjaga marwah itu lebih penting daripada sekadar tampil.
Kami tetap mencintai Malang, Aremania, seni, musik dan semangat kebersamaan yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan d’Kross.
Salam satu jiwa.
d’Kross Official
(Red)