
newsnoid.com, Malang– Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) resmi melantik jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Jawa Timur serta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI kabupaten/kota se-Jawa Timur di Taman Edukasi D’Embung Park, Desa Pandanmulyo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Jumat (17/7/2026).
Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Ketua Umum DPN HKTI tersebut dilanjutkan dengan Gerakan Tanam Jagung Serentak sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada pangan nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, Ketua DPD HKTI Jawa Timur H. Muhammad Arum Sabil, Bupati Malang, Wakil Bupati Malang, Wali Kota Malang, jajaran Forkopimda, anggota DPR RI dan DPD RI, para kepala daerah, organisasi petani, penyuluh pertanian, serta ratusan anggota HKTI dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Wamentan Sudaryono menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, perhatian Presiden terhadap kesejahteraan petani telah diperjuangkan sejak lama, bahkan sebelum menjabat sebagai kepala negara.
“Presiden Prabowo sejak dahulu selalu memperjuangkan kepentingan petani. Kini saatnya seluruh elemen, termasuk HKTI, ikut memiliki dan mengawal program-program pertanian agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Sudaryono.
Ia menilai HKTI memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan berbagai program pertanian nasional. Karena itu, seluruh jajaran pengurus diminta tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga hadir di tengah petani untuk mengawal setiap kebijakan pemerintah.
Sudaryono juga memberikan apresiasi kepada Ketua DPD HKTI Jawa Timur H. Muhammad Arum Sabil yang dinilai konsisten memperjuangkan kepentingan petani, khususnya dalam pengembangan sektor perkebunan tebu.
Menurutnya, Jawa Timur merupakan salah satu lumbung pangan nasional dengan kontribusi terbesar terhadap produksi pertanian Indonesia. Produksi padi, jagung, gula hingga sektor peternakan menjadi bukti besarnya potensi pertanian di provinsi tersebut.
“Jawa Timur selalu menjadi yang terdepan. Produksi padi, jagung, gula hingga peternakan menjadi yang terbaik. Karena itu, setiap program bantuan pemerintah untuk sektor pertanian akan menjadi perhatian utama bagi Jawa Timur,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wamentan meminta HKTI berperan sebagai mata, telinga, sekaligus corong pemerintah di lapangan. Organisasi petani tersebut diharapkan turut mengawasi distribusi pupuk bersubsidi, pembangunan jaringan irigasi, hingga pelaksanaan berbagai program pertanian agar tepat sasaran.
Ia juga mengimbau para petani agar tidak ragu menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, mulai dari harga gabah, distribusi pupuk, hingga penyaluran bantuan pemerintah, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh Kementerian Pertanian.
Pelantikan pengurus HKTI se-Jawa Timur yang dirangkai dengan Gerakan Tanam Jagung Serentak ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi petani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.(yun)
