
newsnoid.com, Malang– Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) dan perluasan jaringan layanan.
Komitmen tersebut ditandai dengan penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Manajemen Air Minum Tingkat Madya yang dibuka langsung oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM, di Kantor Perumda Tirta Kanjuruhan, Pakisaji, Rabu (3/6/2026).
Pelatihan yang berlangsung selama empat hari itu diikuti oleh 30 peserta, terdiri dari 24 pegawai Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang dan enam peserta dari perusahaan daerah air minum wilayah Koordinator Wilayah (Korwil) Malang Raya, yakni Kota Batu, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Probolinggo.
Dalam sambutannya, Bupati Malang Sanusi mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih Perumda Tirta Kanjuruhan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi dan inovasi pelayanan modern.
“Perumda Tirta Kanjuruhan telah menunjukkan prestasi kerja dan peningkatan kinerja yang baik melalui berbagai inovasi, termasuk pemanfaatan teknologi informasi dan pengembangan sistem pelayanan modern. Ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Malang,” ujar Sanusi.
Menurutnya, transformasi pelayanan yang dilakukan Perumda Tirta Kanjuruhan merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan air bersih yang cepat, mudah, dan transparan.
Selain peningkatan kualitas pelayanan, Pemerintah Kabupaten Malang juga terus mendorong perluasan akses air bersih, terutama bagi masyarakat di wilayah Malang Selatan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan layanan.
Sanusi menjelaskan, sejumlah proyek strategis penyediaan air minum saat ini sedang berjalan untuk menjangkau wilayah Sumbermanjing Wetan, Gedangan, Bantur, Donomulyo, Kalipare hingga Pagak.
“Wilayah Sumbermanjing Wetan sudah selesai, Gedangan hampir selesai, dan tahun ini akan dilanjutkan ke Pagak. Prioritas kami adalah daerah-daerah yang sering mengalami kekeringan agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi,” jelasnya.
Bupati Malang menegaskan bahwa peningkatan kompetensi SDM melalui pelatihan dan sertifikasi menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan perusahaan daerah tersebut.
“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas SDM agar seluruh pelaksanaan tugas di perusahaan berjalan sesuai aturan, ketentuan, dan target yang telah ditetapkan,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 Perumda Tirta Kanjuruhan ditargetkan menambah sekitar 5.000 sambungan rumah (SR) baru yang diperkirakan mampu memberikan akses air bersih kepada lebih dari 20.000 jiwa.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, H. Syamsul Hadi, mengatakan bahwa rangkaian peringatan HUT ke-45 tahun ini difokuskan pada tiga aspek utama, yakni memperkuat kebersamaan internal, meningkatkan kepedulian sosial, dan mengembangkan kompetensi SDM.
“Kami mengawali peringatan HUT dengan kegiatan internal untuk mempererat kebersamaan seluruh insan perusahaan. Selanjutnya kami melaksanakan bakti sosial di Kecamatan Gedangan dengan menyembelih satu ekor sapi dan membagikan daging kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa Perumda Tirta Kanjuruhan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia layanan air bersih, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat,” ungkap Syamsul Hadi.
Menurutnya, pelatihan dan sertifikasi Ahli Manajemen Air Minum Tingkat Madya menjadi puncak rangkaian peringatan HUT ke-45 perusahaan.
Setelah mengikuti pelatihan selama empat hari, seluruh peserta akan menjalani uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga sertifikasi kompetensi. Setelah menerima materi, peserta akan diuji untuk memastikan mereka benar-benar memahami manajemen air minum secara profesional,” jelasnya.
Lebih lanjut, Syamsul Hadi menegaskan bahwa program tersebut juga menjadi bagian dari upaya kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan di lingkungan Perumda Tirta Kanjuruhan.
“Kami ingin menyiapkan generasi penerus yang memiliki kompetensi dan sertifikasi yang memadai. Regenerasi kepemimpinan harus dipersiapkan sejak dini agar Perumda Tirta Kanjuruhan terus berkembang dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Syamsul Hadi memaparkan perkembangan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pagak yang menjadi salah satu proyek strategis untuk mendukung pemerataan akses air bersih di kawasan Malang Selatan.
Proyek yang mendapat dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 240 liter per detik dan ditargetkan mampu melayani sekitar 24 ribu pelanggan baru di lima kecamatan, yakni Kepanjen, Pagak, Bantur, Donomulyo, dan Kalipare.
“Awalnya proyek ini diperuntukkan untuk mendukung kebutuhan SMA Taruna Nusantara. Namun setelah berkoordinasi dengan Kementerian PU, kapasitasnya ditingkatkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas. Saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 60 persen dan ditargetkan selesai pada Desember 2026,” pungkasnya.(yun)
