• Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com
Newsnoid
No Result
View All Result
No Result
View All Result
newsnoid.com
No Result
View All Result
Home Jawa Timur

Perubahan APBD 2026 Disepakati, DPRD Sidoarjo Soroti Penurunan Anggaran dan Optimalisasi PAD.

18 September 2026
in Jawa Timur, newsnoid.com, Terbaru
Bagikan

 

Perubahan APBD 2026 Disepakati, DPRD Sidoarjo Soroti Penurunan Anggaran dan Optimalisasi PAD.

NEWSNOID.COM, SIDOARJO – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Sidoarjo bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyepakati perubahan struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

RelatedPosts

Sidoarjo Raih Jamsostek Award, Program Satu ASN Lindungi Satu Pekerja Rentan Disiapkan

KISI 2026: Subandi Dorong Inovasi Pemerintah Tak Berhenti di Penghargaan.

JALAN RAYA SUKOANYAR SEMAKIN MULUS, AKTIVITAS WARGA DESA LANCAR

Dalam pembahasan terakhir, pendapatan daerah dan belanja daerah sama-sama mengalami penyesuaian turun sebesar Rp31,412 miliar.

Kesepakatan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Sidoarjo yang membahas Raperda tentang Perubahan APBD 2026, Kamis (17/9/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih dan dihadiri 38 anggota dewan sehingga dinyatakan memenuhi kuorum.

Juru Bicara Banggar DPRD Sidoarjo, H. Mohammad Rojik, mengatakan perubahan anggaran merupakan hasil pembahasan dan pencermatan bersama antara Banggar dan TAPD dengan mempertimbangkan evaluasi, koreksi, masukan, serta kondisi riil di lapangan.

“Setelah melalui pembahasan dan pencermatan bersama, Banggar dan TAPD menyepakati penyempurnaan Perubahan APBD 2026,” ujar Rojik dalam rapat paripurna.

Berdasarkan hasil kesepakatan, pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp4,925 triliun, turun dari APBD awal sebesar Rp5,040 triliun. Sementara belanja daerah menjadi Rp5,582 triliun, dari sebelumnya Rp5,716 triliun.

Adapun pembiayaan daerah dalam perubahan APBD tersebut tercatat sebesar Rp656,368 miliar.

Rojik menjelaskan, pada tahap akhir pembahasan terdapat penurunan pendapatan daerah sebesar Rp31,412 miliar. Penyesuaian tersebut kemudian diikuti dengan penurunan belanja dalam nilai yang sama.

Banggar Soroti Optimalisasi PAD
Di balik perubahan angka anggaran tersebut, Banggar memberikan sejumlah catatan kepada Pemkab Sidoarjo, terutama terkait upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Banggar mendorong pemerintah daerah melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber PAD secara terukur.

Sumber-sumber pendapatan yang belum memenuhi target juga diminta segera dievaluasi untuk menentukan langkah percepatan pencapaiannya.

“Kami mendorong pemerintah daerah mengoptimalkan PAD melalui langkah intensifikasi dan ekstensifikasi yang terukur,” kata Rojik.

Banggar juga meminta perubahan alokasi belanja benar-benar didasarkan pada kebutuhan riil, prioritas pembangunan, serta kemampuan perangkat daerah.

Perencanaan dan penganggaran dinilai perlu diperkuat agar program yang telah masuk dalam APBD dapat direalisasikan secara optimal.

Selain itu, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dianggarkan dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Banggar juga menekankan pentingnya monitoring terhadap kegiatan yang berpotensi terlambat.

Pengawasan terhadap realisasi pendapatan maupun belanja daerah diminta diperketat agar pelaksanaan program tidak kehilangan momentum dan anggaran dapat digunakan secara efisien.

“Monitoring dan pengawasan harus diperkuat agar pelaksanaan program tepat waktu dan anggaran digunakan secara efisien,” tegas Rojik.

Seluruh catatan dan rekomendasi Banggar selanjutnya diminta ditindaklanjuti Pemkab Sidoarjo sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan tata kelola keuangan daerah.

Dengan adanya kesepakatan Banggar dan TAPD, Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Sidoarjo Tahun Anggaran 2026 beserta lampirannya dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. (Shadra)

ShareSend
Next Post
Polresta Malang Kota Raih Kompolnas Awards 2026, Terbaik Nasional Kategori Polres Kelompok C

Polresta Malang Kota Raih Kompolnas Awards 2026, Terbaik Nasional Kategori Polres Kelompok C

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Sidoarjo Raih Jamsostek Award, Program Satu ASN Lindungi Satu Pekerja Rentan Disiapkan
  • KISI 2026: Subandi Dorong Inovasi Pemerintah Tak Berhenti di Penghargaan.
  • JALAN RAYA SUKOANYAR SEMAKIN MULUS, AKTIVITAS WARGA DESA LANCAR
  • Polresta Malang Kota Raih Kompolnas Awards 2026, Terbaik Nasional Kategori Polres Kelompok C
  • Perubahan APBD 2026 Disepakati, DPRD Sidoarjo Soroti Penurunan Anggaran dan Optimalisasi PAD.

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025

Categories

  • Jawa Timur
  • Musik
  • newsnoid.com
  • Olahraga
  • Terbaru
  • Uncategorized
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.