
newsnoid.com, Malang— Anggota DPRD Kota Malang Komisi C dari Fraksi PDI Perjuangan, Sony Rudiwiyanto, menggelar kegiatan serap aspirasi di daerah pemilihannya. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Gamaliel Reymon.M.
Acara berlangsung pada Selasa, 7 Juli 2026 di Gedung Pastoral Paroki Widya Bhakti, Klojen, Kota Malang.dan dihadiri sebanyak 200 kader.
Dalam resesnya, Sony mengatakan sengaja mengundang pihak DLH Kota Malang untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Tujuannya agar aspirasi warga terkait persoalan lingkungan dalam hal ini sampah bisa disampaikan secara langsung dan mendapat jawaban teknis dari instansi terkait.
“Hari ini kita hadirkan narasumber dari DLH Kota Malang supaya warga tidak hanya menyampaikan keluhan, tapi juga dapat penjelasan dan solusi yang konkret. Ini bagian dari fungsi kami di Komisi C yang membidangi infrastruktur dan lingkungan hidup,” ujar Sony Rudiwiyanto.
“Masyarakat khususnya yang hadir di reses hari ini dari Dapil saya, Klojen, karena memang seperti yang disampaikan sama Pak Remon tadi, sampah di hulunya atau dari sumbernya, di rumah tangga Akhirnya nanti sampai TPA sudah berkurang karena sudah diproses di sumbernya, karena pak Remon mengintriksikan untuk bisa memilahnya,” tambah Sony.
Sony mengatakan bahwa pemilahan sampah akan dilakukan sejak awal dari rumah tangga.
“Jadi sampah itu ada prosesnya di TPA sendiri, karena nanti ada proses sendiri untuk pemilahan sampah juga. jadi untuk pupuk itu juga bisa, dan untuk lain-lain yang bermanfaat untuk masyarakat,”ucapnya.
Ditanya terkait urgen permasalahan sampah Sony menjelaskan ada beberapa titik yang memang perlu di benahi.
“Saya akan berusaha dengan TPS yang ada di wilayah Klojen untuk bisa lebih baik khususnya di Gading, itu tempatnya kurang memadai, tempatnya, bangunannya itu sudah sangat tidak layak untuk sebagai TPS, kemudian kedua di Oro-oro dowo itu juga masih bau tiap hari dan di situ notabene adalah pasar, juga ada banyak warung tempat makan. Jadi mengganggu konsumen di wilayah pasar dan warga ini sangat penting,” ungkapnya
Sehingga pihaknya menjelaskan bahwa tema kali ini terkait dengan sampah, karena beberapa hari yang lalu sampah itu pernah tidak sampai diambil karena hari minggu libur
“Jadi ada sampah yang tidak terambil itu hari minggu, tadi hari Senin menumpuk jadinya, dari TPS ini dikarenakan keberadaan transportasinya dari DLH yang disampaikan Pak Remon tadi banyak Kerusakan, banyak yang mangkrak.dan itu tentunya karena terkait dengan anggaran, jadi sampai sore pengambilan sampahnya tidak teratasi dan sudah menumpuk akhirnya timbul bau tersebut,” terangnya
Sementara itu, Plh Kepala DLH Kota Malang Gamaliel Reymon menyampaikan berbagai program dan kebijakan DLH yang sedang berjalan di Kota Malang. Ia juga menampung masukan warga terkait pengelolaan sampah, ruang terbuka hijau, hingga penanganan titik-titik yang rawan banjir dan pencemaran.
Gamaliel menegaskan DLH siap menindaklanjuti aspirasi yang masuk. “Kami mencatat semua masukan dari warga. Nanti akan kami koordinasikan dengan bidang teknis agar bisa segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan,” katanya.
Warga yang hadir memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan di wilayahnya, mulai dari jadwal pengambilan sampah, keberadaan bank sampah, hingga permintaan penambahan taman dan pohon di lingkungan.
Kegiatan serap aspirasi ini menjadi salah satu upaya DPRD Kota Malang untuk menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam isu lingkungan hidup di Kota Malang.(win).
