
newsnoid.com, Malang – Pemerintah Kota Malang terus memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur dalam rangka meningkatkan pelayanan publik. Upaya tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah dan janji 50 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 serta pelantikan sembilan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke dalam jabatan fungsional yang dipimpin langsung Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemkot Malang dalam memperkuat kapasitas organisasi dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan semakin efektif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan zaman.
Dalam sambutannya, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa kehadiran para PNS baru diharapkan mampu membawa energi positif, semangat baru, serta berbagai inovasi yang dapat mendukung kinerja pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Keberadaan para PNS baru ini akan menambah energi, ide, dan semangat baru dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat. Sekaligus melengkapi kebutuhan SDM pada perangkat daerah agar kinerja organisasi semakin efektif, responsif, dan profesional,” ujar Wahyu.
Selain mengambil sumpah dan janji 50 PNS baru, Pemkot Malang juga melantik sembilan ASN pelaksana yang beralih ke jabatan fungsional. Menurut Wahyu, pelantikan tersebut bukan sekadar proses administratif, melainkan awal dari amanah besar sebagai pelayan masyarakat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Malang, saya mengucapkan selamat kepada seluruh ASN yang menerima keputusan pengangkatan maupun pelantikan hari ini,” katanya.
Wahyu menegaskan bahwa tantangan birokrasi ke depan semakin kompleks seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan pemerintah. Masyarakat saat ini menginginkan pelayanan yang cepat, transparan, mudah diakses, serta mampu menjawab kebutuhan secara tepat dan akurat.
Karena itu, seluruh ASN diminta untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta mengembangkan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan kerja juga menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari.
“ASN yang dibutuhkan saat ini adalah aparatur yang kompeten, berintegritas, adaptif, dan memiliki semangat melayani,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga menyampaikan tiga pesan penting kepada para PNS Formasi 2024. Pertama, menjunjung tinggi integritas serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang. Kedua, memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan keikhlasan. Ketiga, terus meningkatkan kapasitas diri melalui pembelajaran berkelanjutan dan penguasaan teknologi.
Lebih lanjut, Wahyu mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Malang kini mulai menerapkan sistem manajemen talenta sebagai dasar pengembangan karier ASN. Sistem tersebut akan menjadi acuan dalam proses promosi maupun mutasi pegawai secara objektif berdasarkan kompetensi, potensi, dan kinerja.
“Dengan manajemen talenta, kita bisa melihat kompetensi dan kinerja ASN secara jelas. Penempatan jabatan akan dilakukan lebih terukur berdasarkan potensi dan profesionalisme masing-masing ASN,” jelasnya.
Menurutnya, penerapan sistem manajemen talenta merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang tengah dijalankan Pemkot Malang untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Melalui sistem ini, ASN yang memiliki kompetensi dan kinerja terbaik akan mendapatkan ruang pengembangan karier secara objektif dan transparan,” pungkas Wahyu.(yun)
