
newsnoid.com, Malang – Respon positif di berikan kepada pembalap muda oleh mantan pembalap era 80 an Afif Nurdin, yang juga pengurus IMI Kota Batu memberikan apresiasi positif terhadap ajang balapan Sinergitas Malang Raya Roadrace x Supermoto Championship yang digelar di sirkuit non permanen Jalan Kertanegara Kota Malang, Minggu, 31 Mei 2026.
Afif mengatakan, gelaran balap resmi seperti ini sangat efektif untuk mengedukasi penggemar otomotif dalam menyalurkan hobi mereka di tempat yang aman.
Selain itu, juga sebagai solusi untuk menekan aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat di jalan raya
“Dalam hal ini tentunya, dapat mewadahi anak-anak muda pecinta otomotif yang suka memacu adrenalin dan melakukan balapan. Sehingga, hobinya tidak dilakukan di jalanan dan disalurkan lewat ajang resmi,” ujar Afif.
Disamping itu, Barometer Kota Malang sebagai gudangnya pembalap banyak bibit muda yang berbakat di dunia balap dan di event Race seri pertama yang digelar minggu kemarin.
IMI Malang Raya akan siapkan momen seri kedua, ketiga bahkan acara ini akan jadi momen acara setiap tahun untuk menjaring bibit pembalap yang akan bisa masuk di PORPROV pada tahun 2027 mendantang.
Dan bisa meraih mendali emas, yang sebelumnya di tahun 2025 tahun lalu. Dunia balap ini akan di kembangkan lebih matang lagi di setiap Malang Raya, agar keseriusan pembalap bisa lebih gereget.
Lebih lanjut Pemerintah kini juga tengah menyiapkan lokasi khusus yang akan disulap menjadi lintasan resmi balapan drag.
Dalam mematangkan rencana ini, menggandeng berbagai stakeholder terkait mulai dari Pemkot Malang hingga Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Malang.
“Afif saat memberi keterangannya, kami akan sosialisasi untuk terselenggaranya semacam balapan drag race atau balapan lainnya,” jelasnya.
Dan IMI Malang Raya akan mengupayakan terkait sirkuit untuk mengurai balap liar yang marak di setiap tempat dan menggangu penguna jalan, Afif juga membeberkan secara gamblang terkait lokasi yang dipilih dan akan dijadikan sebagai sirkuit tersebut. Namun itu juga butuh waktu untuk proses dengan Pemerintahan.
“Jadi, kami telah melakukan pendekatan untuk wadah dan membangun binaan teman – teman pembalap, untuk itu kita dari IMI Malang Raya bersinergi memperluas jaringan yang berpontensi,” ungkapnya.
Bila mana ada sarana dibangun, maka dapat dimanfaatkan oleh para penggemar otomotif. Tidak hanya dari Kota Malang saja, melainkan juga Kota Batu dan Kabupaten Malang.
“Harapan kami, ini dapat mewadahi generasi muda pecinta otomotif yang suka berkecimpung di dunia balap. Agar bakatnya tersebut bisa disalurkan di lokasi yang aman dan tidak melakukannya di jalan raya,” pungkasnya. (Gih)