
newsnoid.com, Malang– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menegaskan komitmennya terhadap penguatan sektor pendidikan.
Hal itu disampaikan Sekretaris Bidang Akademisi DPP Partai Golkar, Arief Rosyid Hasan, saat meninjau Yayasan Pengembangan Ilmu dan Karya (YPIK) Malang di Jalan Cengger Ayam, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (23/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momen bagi DPP Golkar untuk melihat langsung kondisi lembaga pendidikan yang telah berdiri selama 45 tahun.
Selain meninjau sarana dan prasarana, rombongan juga menyerap aspirasi terkait tantangan pengembangan pendidikan di yayasan tersebut.
Arief menegaskan pendidikan merupakan salah satu fondasi utama Partai Golkar sejak awal berdiri. Partai berlambang pohon beringin itu memiliki tiga pilar utama, yakni politik, ekonomi, dan akademik.
“Penguatan pendidikan adalah investasi jangka panjang bangsa. Karena itu, kami ingin memastikan pilar akademik tetap menjadi bagian penting dalam pengabdian Partai Golkar kepada masyarakat,” ujar Arief.
Ia juga menyebut YPIK memiliki sejarah panjang dengan Partai Golkar. Karena itu, keberlangsungan lembaga ini perlu terus diperkuat agar mampu melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, mengatakan kondisi YPIK saat ini masih memerlukan dukungan, terutama terkait penyediaan sarana dan prasarana yang belum memadai.
“Kami ingin Golkar hadir melalui aksi nyata. Pendidikan merupakan salah satu sektor yang harus diperkuat karena menjadi pondasi dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” kata Djoko.
Ia menambahkan, YPIK juga menjalankan fungsi sosial dengan menyediakan pendidikan gratis bagi siswa SMP dan SMA. Namun keterbatasan fasilitas menjadi tantangan yang harus segera diatasi agar layanan pendidikan bisa berkembang lebih optimal.
Ketua YPIK Malang, Sunari Tanto, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, selama puluhan tahun yayasan berdiri, baru kali ini ada pengurus DPP Partai Golkar yang datang secara khusus ke lembaga pendidikan di daerah.
Sunari menjelaskan, pandemi COVID-19 sempat membuat jumlah mahasiswa dan siswa menurun drastis sehingga berdampak pada kemampuan yayasan mengembangkan fasilitas. Kini jumlah peserta didik mulai meningkat dan pembenahan terus dilakukan.
Meski demikian, penyelesaian pembangunan gedung serta pemenuhan sarana dan prasarana masih menjadi kebutuhan mendesak.
“Dengan fasilitas yang lebih baik, kami optimistis YPIK dapat berkembang menjadi lembaga pendidikan yang semakin profesional dan mampu berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkasnya.
Pihak yayasan berharap perhatian dari DPP Partai Golkar dapat menjadi awal terwujudnya dukungan nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat Kota Malang.
(win)
