• Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com
Newsnoid
No Result
View All Result
No Result
View All Result
newsnoid.com
No Result
View All Result
Home Jawa Timur

Sidoarjo Bidik STBM Paripurna, Pemkab Perkuat Sanitasi Demi Wujudkan Lingkungan Sehat dan Bebas Pencemaran

22 Juli 2026
in Jawa Timur, newsnoid.com, Terbaru
Bagikan

 

Sidoarjo Bidik STBM Paripurna, Pemkab Perkuat Sanitasi Demi Wujudkan Lingkungan Sehat dan Bebas Pencemaran

newsnoid.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat komitmennya mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih dan bebas pencemaran melalui percepatan penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar.

RelatedPosts

Sidak Sentra Kuliner Gajah Mada, Wabup Sidoarjo Desak Revitalisasi

Festival Mbois 11 “Malang Menyala” Digelar 21-23 Agustus di Stadion Gajayana

Wabup Sidoarjo Sidak Sentra Kuliner Gajah Mada, Minta Revitalisasi Dipercepat dan Tata Lapak Dirombak

Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menekan risiko penyakit berbasis lingkungan.

Komitmen tersebut mendapat penguatan melalui proses verifikasi yang dilakukan Tim Verifikator STBM Provinsi Jawa Timur di enam kecamatan dan 12 desa/kelurahan di Kabupaten Sidoarjo, Selasa (22/7/2026). Verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan penerapan lima pilar STBM benar-benar berjalan di tengah masyarakat, bukan sekadar memenuhi aspek administratif.

Adapun lokasi yang menjadi sampel verifikasi meliputi Kecamatan Buduran di Desa Sidokepung dan Wadungasih, Kecamatan Waru di Desa Tambak Sumur dan Tambak Sawah, Kecamatan Sedati di Desa Pabean dan Sedati Agung, Kecamatan Tanggulangin di Desa Ketapang dan Putat, Kecamatan Porong di Desa Candipari dan Glagaharum serta Kecamatan Prambon di Desa Jati Alun-alun dan Desa Temu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati mengatakan capaian sanitasi yang diraih Sidoarjo saat ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, komunitas dan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan meraih status Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan pada 2024 bukanlah garis akhir, melainkan pijakan untuk mencapai target yang lebih tinggi, yakni STBM Paripurna.

“Dari total 604.048 kepala keluarga di Sidoarjo, sebanyak 308.789 KK telah disurvei dan hasilnya 100 persen berstatus ODF. Ini menjadi modal penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujar Fenny dalam rapat koordinasi STBM di Kantor Setda Kabupaten Sidoarjo.

Ia menjelaskan, selain keberhasilan mencapai status ODF berbagai indikator sanitasi lainnya juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Sebanyak 99,78 persen rumah tangga telah menerapkan pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga yang aman, 95,43 persen telah mengelola sampah rumah tangga dengan baik, sementara 73,6 persen rumah tangga telah memiliki sistem pengelolaan air limbah domestik.

Meski demikian, Fenny mengakui masih diperlukan kerja keras untuk mencapai target 100 persen pada seluruh pilar STBM. Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor melalui pendekatan hexahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, media, dan komunitas.

Menurutnya, persoalan sanitasi tidak hanya berkaitan dengan kesehatan tetapi juga menyangkut kualitas lingkungan pembangunan infrastruktur, pendidikan, perubahan perilaku masyarakat, hingga keberlanjutan pembangunan daerah.

Sementara itu, Tim Verifikator STBM Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi atas konsistensi Kabupaten Sidoarjo dalam meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat. Setelah berhasil meraih status ODF pada 2024, Kabupaten Sidoarjo juga berhasil menyabet Juara I STBM Award Tingkat Pratama Nasional 2024 dan Juara I STBM Award Tingkat Madya Nasional 2025.

Pada 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong seluruh kabupaten dan kota mempercepat pemenuhan lima pilar STBM secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Dalam rangkaian verifikasi, tim juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah permukiman warga untuk melihat implementasi sanitasi di lapangan.

Langkah ini dilakukan guna memastikan budaya hidup bersih dan sehat benar-benar menjadi kebiasaan masyarakat serta seluruh indikator STBM telah diterapkan secara berkelanjutan.

Melalui upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo optimistis mampu meraih predikat STBM Paripurna, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah dengan tata kelola sanitasi terbaik di Indonesi.(Shadra)

ShareSend

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Sidoarjo Bidik STBM Paripurna, Pemkab Perkuat Sanitasi Demi Wujudkan Lingkungan Sehat dan Bebas Pencemaran
  • Sidak Sentra Kuliner Gajah Mada, Wabup Sidoarjo Desak Revitalisasi
  • Festival Mbois 11 “Malang Menyala” Digelar 21-23 Agustus di Stadion Gajayana
  • Wabup Sidoarjo Sidak Sentra Kuliner Gajah Mada, Minta Revitalisasi Dipercepat dan Tata Lapak Dirombak
  • DPRD Kota Malang Sampaikan Rekomendasi Banggar APBD 2025, Pemkot Siap Tindak Lanjuti Seluruh Catatan Evaluasi

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025

Categories

  • Jawa Timur
  • Musik
  • newsnoid.com
  • Olahraga
  • Terbaru
  • Uncategorized
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Persyaratan Layanan
  • Redaksi
  • Tentang Newsnoid.com

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.