
newsnoid.com,Kabuoaten Majalengka– DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Majalengka menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dirangkaikan dengan pelantikan dan penguatan relawan.
Kegiatan ini menjadi langkah konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput.
Rakerda yang dihadiri ratusan kader, pengurus, dan relawan itu juga dihadiri perwakilan DPP PAN Arif Noor Hartanto, Sekretaris DPW PAN Jawa Barat Ivan Fadillah, Ketua DPD PAN Majalengka Rona Firmansyah, serta Bupati Majalengka Eman Suherman.
Ketua Umum Perempuan Amanat Nasional (PUAN) sekaligus Anggota DPR RI, Farah Puteri Nahlia, mengapresiasi Pemkab Majalengka dan jajaran DPD PAN yang dinilai konsisten menjaga semangat “Bantu Rakyat” melalui berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat.
Menurut Farah, Majalengka menjadi contoh bagaimana pembangunan daerah harus dibangun di atas fondasi kebersamaan dan gotong royong.
“Majalengka mengajarkan bahwa kemajuan bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga tentang masyarakat yang saling menjaga, bergotong royong dan peduli terhadap sesama,” ujar Farah saat memberikan sambutan.
Farah juga menyinggung perolehan 42.475 suara yang diraihnya pada Pemilu 2024. Ia menegaskan capaian itu bukan hasil kerja individu, melainkan buah perjuangan sekitar 1.541 relawan yang bergerak di 24 kecamatan di Kabupaten Majalengka.
“Sebagai bentuk tanggung jawab atas amanah tersebut, kami bersama keluarga besar PAN terus menjalankan berbagai program Bantu Rakyat di Kabupaten Majalengka,” katanya.
Ia menilai Majalengka kini mengalami perkembangan pesat dengan hadirnya Bandara Internasional Kertajati, kawasan industri, serta pertumbuhan sektor pertanian, perdagangan, dan jasa.
Namun pertumbuhan ekonomi, menurutnya, harus diiringi peningkatan kesejahteraan agar manfaat pembangunan dirasakan secara merata.
Anggota Komisi I DPR RI itu menekankan peran strategis relawan yang tidak terbatas pada masa pemilu.
“Relawan bukan hanya menjadi penggerak pada musim pemilu. Relawan adalah penghubung antara harapan masyarakat dengan ikhtiar yang kita perjuangkan. Relawan adalah penjaga semangat gotong royong dan wajah PAN yang pertama kali ditemui masyarakat,” ucapnya.
Menjelang Pemilu 2029, Farah mengajak kader dan relawan mengubah tolok ukur keberhasilan politik.
“Saya tidak ingin kita hanya berbicara tentang target perolehan suara. Saya ingin kita berbicara tentang target manfaat. Berapa banyak anak yang bisa terus sekolah, berapa banyak UMKM yang bisa berkembang, berapa banyak perempuan yang semakin berdaya dan berapa banyak keluarga yang hidupnya menjadi lebih baik. Karena ketika manfaat terus bertumbuh, kepercayaan akan tumbuh lebih cepat daripada kampanye apa pun,” tegas Farah.
Di tempat yang sama, jajaran pimpinan PAN menekankan pentingnya memperkuat organisasi hingga tingkat bawah, menjaga soliditas kader dan memastikan setiap langkah politik berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Rakerda PAN Kabupaten Majalengka merupakan bagian dari agenda konsolidasi PAN di Jawa Barat untuk memperkuat sinergi antara DPP, DPW, DPD, kader, hingga relawan, sekaligus memperluas gerakan “Bantu Rakyat” melalui kerja nyata di tengah masyarakat. (Saf/Red)
