
newsnoid.com, Malang– DPD Partai Golkar Kota Malang terus tancap gas melakukan konsolidasi jelang Pemilu 2029.
Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Kedungkandang yang digelar di Kantor DPD Golkar Kota Malang, Minggu (26/7/2026), menjadi langkah terbaru penguatan struktur hingga akar rumput.
Dalam forum tersebut, Sri Mulyana resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Kedungkandang. Terpilihnya Sri menjadi bagian dari strategi partai untuk mempercepat konsolidasi dan memperkuat basis dukungan di wilayah paling selatan Kota Malang itu.
Usai ditetapkan, Sri Mulyana menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kader dan pengurus.
“Ini adalah kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar. Saya tidak bisa menjalankannya sendiri. Kami membutuhkan dukungan seluruh kader dan pengurus agar Partai Golkar semakin kuat dan berkibar di Kecamatan Kedungkandang,” ujarnya.
Ia mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan, terutama setelah sempat terjadi dinamika internal yang membuat sejumlah program organisasi tertunda.
Kedepan, fokus kepengurusannya akan diarahkan pada tiga hal: percepatan konsolidasi, penguatan kader dan membangun organisasi yang lebih solid.
Secara politik, Sri menargetkan peningkatan perolehan kursi Golkar di Kedungkandang dari dua menjadi tiga kursi pada Pemilu 2029.
Untuk mendekatkan partai ke masyarakat, pihaknya juga menyiapkan program yang menyasar berbagai kalangan, termasuk kaum pria melalui kegiatan olahraga dan aktivitas kemasyarakatan.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang Djoko Prihatin menyebut Muscam Kedungkandang merupakan kecamatan ketiga yang telah menuntaskan konsolidasi kepengurusan secara menyeluruh.
“Terpilihnya Sri Mulyana diharapkan menjadi energi baru bagi Golkar untuk memperkuat basis suara di Kedungkandang. Kami tidak ingin hanya bertahan dengan dua kursi. Target kami pada Pemilu 2029 adalah menambah satu kursi lagi sehingga Kedungkandang benar-benar menjadi basis kuat Partai Golkar,” tegas Djoko.
Menurut Djoko, setelah Kedungkandang, DPD masih akan menggelar agenda serupa di Kecamatan Klojen dan Lowokwaru.
Setelah itu dilanjutkan dengan Musyawarah Kelurahan (Muslur) di seluruh kelurahan se-Kota Malang.
“Seluruh struktur hingga tingkat kelurahan sudah siap. Konsolidasi ini bertujuan mengembalikan semangat kader untuk membesarkan Partai Golkar sekaligus memastikan keberadaan partai benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Djoko juga menyoroti meningkatnya peran perempuan di tubuh Golkar Kota Malang. Saat ini partai berlambang pohon beringin itu memiliki tiga anggota legislatif perempuan. Di tingkat kecamatan, kepemimpinan perempuan juga mulai muncul, termasuk di Sukun dan Kedungkandang.
“Ini menjadi bukti bahwa Partai Golkar memberikan kesempatan yang luas bagi perempuan untuk memimpin dan berkarya. Kami berharap semakin banyak perempuan yang berkontribusi dalam pembangunan Kota Malang melalui Partai Golkar,” pungkasnya.
(yun)
